|

Dianggap Tidak Tanggung Jawab, FORMAT Minta KEPDINKES Kabupaten Pasuruan Mundur Dari Jabatannya

Ket gambar: Forum rembug masyarakat timur kabupaten Pasuruan saat lakukan pertemuan dengan dinas kesehatan kabupaten Pasuruan diruang pertemuan dinas. 

OBORKEADILAN.COM| Pasuruan| (23/10/19) Merasa gerah dengan apa yang terjadi di lingkungan kerja dinas kesehatan kabupaten Pasuruan, utamanya tentang kasus dr. widya yang seolah dihadapkan langsung dengan publik akibat dianggap lalai dalam menangani pasien yang berujung meninggalnya pasien beberapa waktu lalu.

Forum rembug masyarakat timur (FORMAT) mendatangi dinas kesehatan kabupaten Pasuruan di jalan raya raci kecamatan Bangil. Kedatangan Format yang disertai beberapa wartawan online dan cetak meminta penjelasan dan tanggung jawab kepala dinas kesehatan terhadap kasus yang menimpa dr.widya beberapa hari lalu.

Namun sayangnya pada pertemuan tersebut tidak dihadiri langsung oleh kepala dinas kesehatan kabupaten Pasuruan, Drg. Agung Basuki M.Kes, dengan alasan sedang ada acara akreditasi di RSUD. Bangil "maaf pimpinan kami, drg. Agung Basuki, red. Tidak bisa ikut menerima kedatangan bapak bapak, karena beliau saat ini sedang ada  akreditasi di RSUD. Bangil, kebetulan juga sabagai Plt. RSUD tersebut. ujar Sukiyono, kasi pelayanan kesehatan dasar dinas kesehatan kabupaten Pasuruan.

Ismail Makki, ketua Format merasa percuma jika diskusi ini diterus mengingat perwakilan dari dinas kesehatan tidak ada yang punya kewenangan ataupun kompetensi dalam menjawab tentang permasalahan yang saat ini tengah ramai diperbincangkan terkait masalah dugaan kelalaian yang dilakukan salah satu dokter di RSUD. Bangil dalam menangani pasien yang berujung meninggalnya pasien.

"Percuma kita otot ototan diskusi hari ini, jika yang hadir mewakili dinas kesehatan bukan dari pihak yang punya kewenangan dan berkompeten terhadap permasalahan dilingkungan dinas, tegas Makki. Makki menambahkan bahwa kepala dinas kesehatan, drg. Agung Basuki yang saat ini juga menjabat sebagai Plt. di RSUD. Bangil merupakan sosok yang kurang bertanggung jawab karena seolah membiarkan dr.Widya yang notabene anak buahnya menghadapi permasalahan seorang diri.

"Ini kan sama halnya kepala dinas kesehatan lari dari tanggung jawab atau menghindar, seharusnya dia menaruh badan dan mengatakan pada publik dengan tegas apakah yang dilakukan oleh anak buahnya tersebut sudah sesuai SOP, Standart operasional prosedur.

Maki juga menambahkan jika tidak sesuai SOP, maka drg. Agung harus menyatakan sebenarnya dan meminta maaf pada publik selaku pimpinan, namun jika apa yang dilakukan oleh Dr.Widya sudah sesuai SOP, drg. Agung juga harus siap pasang badan membela anak buahnya, jangan mau di intervensi oleh siapapun.

Jika drg. Agung yang saat ini menjabat  kepala dinas kesehatan kabupaten Pasuruan tidak dapat memikul tanggung jawab terhadap permasalahan yang ada di dinas kesehatan, utamanya tidak dapat menaruh badan dalam permasalahan yang menyangkut anak buahnya, maka sudah selayaknya kami dari lembaga swadaya masyarakat meminta dengan hormat dan penuh tanggung jawab agar drg. Agung Basuki segera mengundurkan diri dari jabatan kepala dinas kesehatan kabupaten Pasuruan. tegas Makki di Ahir pernyataanya diruang rapat dinas kesehatan kabupaten Pasuruan.

Reporter : Zainal
Editor      : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan 
Komentar


Marhaban ya Ramadhan 🙏🏻

Ucapan Selamat Hari Ulang Tahun dari Keluarga Besar Sekolah Dasar GMIT Netenaen (Kepsek : YAKOBUS O. SOGEN, S.Pd)

Berita Terkini