|

𝐈𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐊𝐚𝐬𝐮𝐬 𝐏𝐞𝐦𝐛𝐮𝐧𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐉𝐡𝐨𝐧𝐲 𝐒𝐞𝐦𝐛𝐢𝐫𝐢𝐧𝐠? 𝐏𝐫𝐚𝐤𝐭𝐢𝐬𝐢 𝐇𝐮𝐤𝐮𝐦 𝐀𝐧𝐝𝐚𝐫 𝐒𝐢𝐭𝐮𝐦𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠, 𝐒.𝐇, 𝐌.𝐇; 𝐌𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐓𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐚𝐫𝐚 𝐈𝐧𝐢 𝐃𝐢𝐮𝐧𝐠𝐤𝐚𝐩



Media Nasional Obor Keadilan| Jakarta (8/6-2024),Andar Situmorang, S.H; Prinsipnya Negara- Pemerintah masih punya PR mengungkap hilangnya nyawa Jhony Sembiring?

Siapa Jhony Sembiring?

Johny Sembiring sendiri merupakan seorang preman yang disebut-sebut sebagai preman cerdas. Saat Itu Johny dianggap membunuh Letkol Penerbangan Steven Adam.

Sosok Johny Sembiring memang sangat menonjol. Ia dikenal sebagai preman bermental cerdas, Ia bahkan disebut pernah berhasil memanipulasi Perdana Menteri Malaysia pada tahun 1960-an, dengan tujuan untuk memperoleh uang melalui situasi politik yang tegang antara Indonesia dan Malaysia saat itu.

Pada 29 Mei 1983, Johny disebut bersalah atas kematian Letkol Penerbang Steven Adam. Johny disebut menembak Adam padahal beberapa saksi mengklaim bahwa Johny berada di Jakarta bersama keluarganya saat kejadian.

Sayangnya jaksa malah lebih mempercayai pengakuan saksi lain yang menyatakan bahwa Johny lah yang menembak Steven Adam.

Hingga kemudian Mohammad Assegaf dan Otto Hasibuan jadi pembela Johny. Kedua pembela ini mempertanyakan jarak tembak yang tak sesuai dengan pernyataan saksi ahli.

Selain itu, Otto bersama Mohammad Assegaf terus mempertanyakan bukti yang disajikan oleh jaksa. Hingga akhirnya Otto dan Assegaf bisa membebaskan Johny dari tudingan jaksa yang bahkan disebut menyetir penyataan saksi.

𝐀𝐧𝐝𝐚𝐫 𝐒𝐢𝐭𝐮𝐦𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠, 𝐒.𝐇; 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐡 𝐌𝐚𝐬𝐢𝐡 𝐏𝐮𝐧𝐲𝐚 𝐏𝐑 𝐌𝐞𝐧𝐠𝐮𝐧𝐠𝐤𝐚𝐩 𝐇𝐢𝐥𝐚𝐧𝐠𝐧𝐲𝐚 𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚 

30 tahun lamanya kasus ini terkatung katung, pada prinsipnya ini merupakan tunggakan pemerintah untuk mengungkap misteri hukum atas perkara hilangnya nyawa Jhony Sembiring ini, tandas Andar Situmorang.

Polisi tidaklah baik menganggap sebuah perkara pidana pembunuhan dengan kategori kadaluarsa, ini bukan soal kadaluarsa, akan tetapi publik berhak tau, agar misteriusnya pembunuhan ini tidak berlarut-larut. Ungkap saja imbuh Andar Situmorang.

Kasus Vina Cirebon, mencuat pasca diangkat ke film layar lebar lalu viral, setalah viral baru Polda Jabar dan polres Cirebon sibuk luar biasa bahkan melibatkan Mabes Polri.

Kalau begitu, akan kita gandeng sutradara film Vina Cirebon mengangkat kasus misterius pembunuhan Jhony Sembiring, dengan harapan pemerintah - Polri kembali membuka perkara pidana Pembunuhan Jhony Sembiring ini, tegas Andar Situmorang, S.H, M.H.

Saat Jhony Sembiring Akhirnya Bertaubat, Nyawanya justru dihilangkan?

Karena berbagai tindak kriminalitas yang dilakukan, Johny memang langganan keluar masuk penjara. Tapi pada akhirnya hatinya terketuk. Ia bertaubat. Sebuah kantor konsultan ia dirikan di Kebun Sirih, Jakarta. Bisnis yang ia jalankan meliputi jasa konsultasi, penagihan hutang, jasa mediator atas Wan Prestasi juga Hutang Piutang. Tak butuh waktu lama sampai bisnisnya itu berkembang pesat

Kantornya itu kemudian sangat diminati dan paling dicari masyarakat ibukota yang membutuhkan jasa dan konsultasinya. Banyak pihak yang kemudian iri dengan usaha dan bisnis yang dijalankannya. Bahkan para tinggi tanah air juga menaruh rasa iri padanya.

Perjalanan Hidup Jhony Sembiring Penuh liku dan Polemik

Memiliki bisnis jasa sebagai penagih hutang, jelas ada pihak-pihak yang kurang suka. Khususnya para petinggi yang merasa terusik. Mereka tak nyaman dengan praktik yang dilakukan oleh Johny. Berurusan dengan Johny jelas bikin mumet. Sosok Johny digadang-gadang sebagai salah satu pelopor profesi penagih hutang (debt collector). Pada masa itu belum banyak yang memiliki profesi tersebut.

Johny mengaku kalau bisnis yang ia jalani tersebut terpuji. Tak melibatkan kekerasan dan dengan terang-terangan ia menyebut profesi penagih hutang sebagai profesi yang mulia. Di zaman orde baru saat itu, tindakannya ini termasuk yang sangat berani. Nggak heran kalau ada pihak-pihak yang tersinggung dengan profesi yang digelutinya tersebut.

Tewas Ditembak Secara Misterius

Kematian Johny Sembiring meninggalkan duka juga misteri sendiri.

Di tengah proses taubatnya dengan bisnis baru yang dijalankan, ia diculik dan dibunuh. Kabarnya ia tewas dibunuh sekelompok orang di daerah persimpangan Matraman, Jakarta Timur pada tahun 1996. Sampai sekarang belum diketahui pasti siapa pelaku atau kelompok yang membuat nyawa Johny Sembiring melayang. Kelompok Johny Sembiring pun dengan sendirinya bubar setelah kematian pimpinannya tersebut.

Kelompok pimpinan Johny Sembiring ini memang sangat tangguh dan paling disegani pada zamannya. Bahkan lebih besar dari kelompok John Kei, Basri Sangaji, dan Hercules yang biasanya melayani jasa penagihan hutang di atas setengah miliar rupiah.

Kisah Johny Sembiring juga dibukukan dalam buku berjudul Antara Tembok dan Tuhan. Pada tahun 80an pun, kisahnya dijadikan cerita bersambung pada terbitan harian koran Prioritas dengan judul Saya Johny Sembiring. Kisahnya yang penuh liku rasanya memang bikin banyak orang penasaran. (redaksi)

Editor- Penanggungjawab Berita: Obor Panjaitan 




Komentar

Berita Terkini