HEADLINE

TOLAK INTERNASIONALISASI PENYELENGGARAAN HAJI

/

Redaksi / Senin, 19 Februari 2018 / 13:34 WIB

Sebarkan:
Ket gambar : Ustad Hasri Harahap dan Ade selon.


JAKARTA | MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN |  Senin (19 / 02), Aliansi Pencinta Haromain Menolak Internasionalisasi Penyelenggaraan haji hal ini di lakukan di depan Kantor Kedubes Iran Jalan Hos Cokroaminoto No.110 Menteng Jakpus.

Aliansi Pecinta Haromain yang di Pimpinan oleh Drs. KH. Hasri Harahap, Abdul Bahri dan Ade Selon dalam Orasinya mengatakan " Kami menolak tegas internasionalisasi, maupun campur tangan Negara lain dalam mengelola dua kota Suci Saudi Makkah dan Madinah. Termasuk penyelenggaraan haji di sana. Kami meminta Bangsa Indonesia perlu menjawab isu ini, karena banyak pihak khawatir Indonesia mendukung internasionalisasi ini". 
"Sesungguhnya Umat Islam Indonesia sangat merindukan Imam besar Umat Islam Indonesia kembali ke tanah air,  Habibana Habib Rizeiq Shihab karena kehadiran beliau sangat dibutuhkan untuk memimpin langsung proses kemenangan Politik , Ekonomi dan Penegakan keadilan bagi Umat Islam Indonesia". 

Dalam rillis yang di keluarkan oleh Aliansi Pencinta Haromain mengatakan " Pengelolaan haji yang saat ini dilakukan oleh Pemerintah Saudi sangat baik sehingga kami Aliansi Pecinta Haromain mendukung Penuh Saudi untuk terus menjadi Penjaga dua tanah Suci, Oleh karena itu kami menolak upaya Internasionalisasi yang akan dilakukan oleh Negara-Negara lain.

" Internasionalisasi penyelenggaraan haji dan urusan dua tanah Suci Makkah dan Madinah akan menimbulkan Problema besar dan Persengketaan serta Perselisihan yang sangat berbahaya dan dapat memicu situasi Chaos dalam Pelaksanaan ibadah Haji bahkan dapat menjadi Ancaman bagi stabilitas dua tanah Suci dan wilayah sekitarnya". ( David )

Editor :Obor Panjaitan 

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI