HEADLINE

Indonesia Resmi Ditunjuk Menjadi Tuan Ruma Piala Dunia Bola basket 2023

/

Redaksi / Minggu, 10 Desember 2017 / 19:00 WIB

Sebarkan:

Image result for erick thohir
Foto : Erick Thohir (Istimewa)

BERN | SWISS | MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN |  Resmi sudah, tiga negara yakni Indonesia- Jepang- Filipina ditunjuk oleh – Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) menjadi tuan rumah Piala Dunia Bola Basket pada 2023. Keputusan tersebut diambil FIBA setelah melakoni rapat di Swiss, Sabtu (9/12/2017) malam waktu setempat.

Kolaborasi tiga negara tersebut berhasil mengalahkan duet lainnya yakni Argentina-Uruguay. Sebelumnya kedua kandidat tuan rumah tersebut telah memberikan segala berkas yang dibutuhkan untuk menjadi tuan rumah.

Pada momen tersebut, Indonesia diwakili oleh Erick Thohir selaku Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Budi Djiwandon sebagai Sekretaris Jenderal Persatuan Bola Basket Indonesia (PERBASI). Indonesia- Jepang- Filipina mendapat giliran pertama untuk melakukan presentasi ke Dewan Pusat FIBA.

Indonesia berencana akan menggunakan Istora Senayan sebagai tempat penyelenggara ajang terbesar di bola basket itu. Gelanggang olahraga yang biasanya menggelar kompetisi bulu tangkis itu akan disulap menjadi tempat penyelenggaraan Piala Dunia Basket 2023.

"Ini bentuk kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia. Kami harus menjawab kepercayaan ini dengan menjadi tuan rumah yang baik," ujar Erick dalam siaran pers , Minggu (10/12).

"Hal ini juga sejalan dengan keinginan pemerintah yang ingin lebih sering menggelar kejuaraan internasional," ucap Erick.

Menurut Erick, keberhasilan ini juga membuka peluang Indonesia menjadi tuan rumah ajang olahraga yang lebih tinggi dan bergengsi lainnya, seperti Olimpiade dan piala dunia sepak bola, pada masa mendatang.

Sementara itu pemaparan lain juga disampaikan oleh, Sekretaris Jederal (Sekjen) FIBA Patrick Baumann menyatakan bahwa terpilihnya Indonesia, Filipina, dan Jepang karena memiliki semangat yang tinggi dalam mempersiapkan diri.

Selain itu, jumlah penduduk ketiga negara ini yang lebih dari 500 juta jiwa dan mayoritas berusia muda juga menjadi daya tarik tersendiri.

"Kami telah meninjau kesiapan semua calon tuan rumah. Indonesia bersama Filipina dan Jepang merupakan perpaduan tepat untuk diberi kesempatan menjadi penyelenggara ajang basket tertinggi di dunia ini," ujar Baumann.

Sebelumnya, Pada kunjungan FIBA terakhir ke Indonesia pada Oktober 2017, Dewan Eksekutif yakni Ingo Weiss memuji kemajuan Istora Senayan dalam menyabut gelaran Piala Dunia Bola Basket 2023.  Weiss menilai Istora memiliki fasilitas yang baik untuk menyelenggarakan turnamen bola basket internasional itu.

Bukan hanya Indonesia, Filipina dan Jepang pun sangat menyambut antusias gelaran Piala Dunia Bola Basket 2023 akhirnya jatuh ke tangan mereka. Kedua negara tersebut juga telah mempersiapkan diri untuk menyambut turnamen tersebut.

Philippine Arena pun diusulkan menjadi tempat penyelenggara untuk gelaran semifinal dan final Piala Dunia Bola Basket 2023. Arena berkapasitas 55 ribu penonton itu dinilai layak untuk bisa menggelar dua ent terbesar tersebut. (***)

Editor : Redaktur

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI