HEADLINE

Ketua JARNAS"..Ide Besar Kita Dianggap Cukup Gila"

/

Redaksi / Selasa, 07 Agustus 2018 / 09:59 WIB

Sebarkan:
    Ket Foto : Ketua JARNAS"..Ide Besar Kita Dianggap Cukup Gila"

JAKARTA | MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN, Senin 6 Agustus 2018. Generasi Milenial Nusantara dalam diskusi yang bertema Menakar Indonesia kini dan akan datang di Mie Aceh Suelawah jln cikini Jakarta Pusat.

Dalam diskusi ini ada yang menarik saat Rahmat Pakaya Ketua JARNAS  (Jaringan Nasional) yang datang dari Gorontalo mempunyai wacana yang Pewarta juga berpikir Cukup Gila  " disaat lalu ada banyak Generasi mahasiswa seperti 74, 98 dll sekarang generasi Milenial...Pasca 98 ini kami dari JARNAS mempunyai Agenda mengubah mata uang Rupiah ke mata uang Nusantara ini sudah kita kaji selama 7 tahun bersama Pakar ekonomi, Sewaktu Jaman Pak SBY ada wacana Penurunan nilai mata uang dari 100 rb ke 10.rb, lalu pak Jokowi (Presiden RI) wacana Pemindahan ibu kota Negara, lalu ada dosen WNI Di AS mengusulkan wacananya merubah nama Indonesia jadi Nusantara nah kita Dari Jarnas wacana kita merubah Rupiah menjadi mata uang Nusantara" Ungkap Rahmat Pakaya


Saat di tanya Alasannya Pakaya menjelaskan " di masa majapahit Kekuasaan Kita itu sampai Asean.. lihat Eropa dengan Mata Uang Euro nya...Kenapa Indonesia tidak bisa menguasai Ekonomi Asean ...Kita ingin Indonesia ini di seganai dalam hal ekonomi jadi tidak tergantung dengan dolar, JARNAS akan ajukan Proposal Kepada Calon Presiden di 2019 Baik Itu Pak Jokowi Maupun Pak Prabowo akan hal ini, memang ini terdengar Gila tapi ini bisa masuk bila Situasi Politik memungkinkan" Tambah Rahmat Pakaya.

"Dulu mata Uang Kita namanya OERI (Oeang Republik Indonesia) lalu Gubernur Sumatra tahun 49 memakai rupiah dan Ada banyak lagi nama tentang Uang Kita pada Saat Itu, Indonesia itu 3 besar di dunia kenapa kita tidak bisa melakukan ekspansi Ekonomi??..Pak Harto dulu jatuh karena rupiah 12 rb per 1 dolar" Tutup Rahmat Pakaya ( David)
Editor :  Raharja
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan



Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI