|

Natalius Pigai: Lempar Karung Berisi Ular Piton Itu Tindakan Atas Dasar Kebencian Rasial


Natalius Pigai, Aktivis Kemanusiaan. 

OBORKEADILAN.COM| JAKARTA|Pernyataan Wiranto bahwa lempar ular piton di asrama Papua di Surabaya adalah skenario tindakan oknum pengacau. Saya minta tunjuk hidungnya kalau memang ada skenario, jangan menghindari ketidakmampuan pemimpin melindungi dan menghadirkan rasa aman bagi warga negara. Kalau tidak tunjuk hidungnya maka saya katakan Tidak ada skenario, itu tindakan rasis oleh masyarakat. Selanjutnya wiranto mengurut orang Jawa yang Rasis terhadap rakyat melanesia. Usut pemimpin nya, usut juga pelaku dan nyatakan negara hadir. Itulah sebabnya pemimpin negara ini jangan dimonopoli satu suku, pasti akan subjektif dan terkesan rasis dalam pelayanan kepada warga negara. Saya minta negara tangkap itu pemimpin yang mengusir, teror dan intimidasi kepada rakyat Papua atas dasar kebencian rasialisme.

Pemerintah sudah berlaku diskriminatif dan rasialis. Rakyat Papua diintimidasi dimana- mana, sementara mereka menyerang dan uber rakyat Papua seperti penjahat/kriminal. Korban dicap pelaku dan pelaku dijadikan korban. Tindakan segregasi Ras dan Etnik terhadap bangsa Papua ini terus dibiarkan maka tidak ada kehidupan Ras Negro Melanesia di Indonesia. Setiap asrama Papua disisir, mahasiswa disweeping dan terancam melanjutkan pendidikan di luar Papua. Saya mengecam semua tindakan ini.

(Natalius Pigai, Aktivis Kemanusiaan)

Artikel ini telah menjadi tanggung jawab dari penulis. 

Komentar


Ucapan Selamat Hari Ulang Tahun dari Keluarga Besar Sekolah Dasar GMIT Netenaen (Kepsek : YAKOBUS O. SOGEN, S.Pd)

Berita Terkini