HEADLINE

Kepala BTNK : Taman Nasional Komodo Aman Bagi Pengunjung Wisatawan

/

Redaksi / Sabtu, 19 Mei 2018 / 10:20 WIB

Sebarkan:
Foto : Kepala BTNK, Budhi Kurniawan, S.Hut. 

Labuan Bajo-NTT | Media Nasional  Obor Keadilan | Balai Taman Nasional Komodo mengutuk sekaligus menyayangkan aksi terorisme yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini, hal ini disampaikan Kepala BTNK Budhi Kurniawan,S.Hut melalui pesan whatsapnya, Jumat(18/05), pagi tadi sebelum berangkat menuju Denpasar Bali.

Menurutnya, kendati saat ini masih belum nampak berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Komodo, tentunya kita tetap waspada dengan situasi ini.

“ Iya, tentunya pasti sedikit memberikan dampak terutama bagi turis utk berhati-hati, Sementara di Labuhan Bajo tidak terlalu signifikan dampaknya, saya kira aparat keamanan sudah mengambil langkah antisipatif”, tandas Budi.

Sebelumnya padarnews.com Kamis,(17/05), memberitakan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Marius Ardu Jelamu memastikan aksi teroris yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia tidak akan mengganggu wisatawan mancanegara berkunjung ke berbagai obyek wisata di Daerah Nusa Cendana itu, khususnya obyek wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Kondisi wilayah ini relatif aman dari ancaman teroris, meskipun beberapa tahun lalu ada penangkapan terhadap seorang terduga teroris di Pulau Flores.

“Khusus untuk destinasi unggulan nasional di Labuan Baju, Kabupaten Manggarai Barat dan sekitarnya juga terpantau aman. Pengamanan di Labuan Bajo memang terlihat ketat terutama di bandara maupun pelabuhan.

Arus penumpang yang menggunakan penyeberangan feri dari Sape, NTB juga diperiksa ketat di sana,” kata Marius kepada Antara di Kupang, Kamis (17/5), terkait serangan teroris di Sidoarjo, Surabaya dan Riau, akhir-akhir ini.

Untuk itu, dia mengimbau para wisatawan mancanegara untuk terus berkunjung ke berbagai obyek wisata di daerah ini, karena wilayah ini relatif aman dari ancaman teroris.

“Perasaan takut pasti saja ada, namun jangan sampai berlebihan untuk berwisata ke NTT,” tegasnya.

Marius mengatakan semua destinasi wisata di wilayah provinsi berbasis kepulauan ini terpantau aman, sehingga tidak mengganggu kunjungan wisatawan.
“Kami mengimbau kepada para wisatawan agar jangan takut berlebihan datang ke NTT, semua destinasi wisata di sini terpantau aman,” ujarnya.

Sejumlah peristiwa terorisme berupa pengeboman di Sidoarjo, Surabaya, dan Riau baru-baru ini, katanya, merupakan tindakan biadab yang terkutuk karena menghilangkan nyawa orang-orang tak berdosa dan berdampak pada berbagai sektor kehidupan lainnya.

Dia mengakui, sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang bisa terdampak dari adanya peristiwa terorisme tersebut.
Marius menjelaskan, belasan negara di dunia telah mengeluarkan “travel advice” berupa imbauan kepada warganya yang bepergian ke Indonesia, meskipun belum sampai pada “travel warning” yang melarang warganya untuk berpergian.

“Imbauan ini memang hal yang wajar bagi negara-negara dunia untuk melindungi warganya. Semoga tidak sampai pada “travel warning” karena itu bisa berdampak buruk bagi kepariwisataan di Indonesia,” jelasnya.

Dia mengatakan pihaknya terus memantau kondisi keamanan pada berbagai daerah wisata di provinsi kepulauan itu, dan sejauh ini masih aman.

“Wisatawan juga masih beraktivitas di daerah-daerah wisata yang tersebar di NTT. Praktis tak ada yang merasa takut,” katanya.

Marius mengimbau agar wisatawan tidak perlu merasa takut secara berlebihan, karena pemerintah pusat sampai daerah melalui aparat TNI-Polri telah meningkatkan pengamanan setelah situasi siaga satu ditetapkan.

Dia juga berharap agar masyarakat setempat selain tetap waspada terhadap hadirnya orang-orang baru, juga tetap ramah terhadap tamu-tamu yang diketahui datang untuk berwisata ke NTT.

“Sejauh ini berwisata ke NTT masih aman dan kondusif. Kita semua berharap kondisi ancaman terorisme ini segera teratasi, sehingga aktivitas masyarakat, wisatawan, pelaku usaha, dan sebagainya kembali normal dan lancar,” katanya.(pn /JW)

Editor : Louis Mindjo
Penanggung Jawab : Obor Panjaitan

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI