HEADLINE

Israel Tembak Jatuh Jet Tempur Suriah dengan Alasan Dianggap Melanggar Batas Wilayah Udara

/

Redaksi / Rabu, 25 Juli 2018 / 14:34 WIB

Sebarkan:
Ket gambar ( istimewa )  : Puing Bangkai Pesawat Tempur Tentara Suriah jatuh Ke Tanah stelah Terbakar Meledak Di Udara 



Oleh : Yuni Shara


Media Nasional Obor keadilan | Tel Aviv -Tentara Israel dilaporkan menembak jatuh jet tempur Suriah, karena dianggap melanggar Batas wilayah udaranya pada Selasa, 24 Juli 2018. Insiden itu terjadi ketika pasukan Suriah mencapai perbatasan Dataran Tinggi Golan untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir.

Dikutip dari Time.com disadur liputan6.com pada Rabu (25/7/2018), militer Israel mengatakan telah memantau lan jet tempur Sukhoi milikk Suriah dari jauh. Mereka kemudian memutuskan untuk menembak jatuh, karena dinilai menembus wilayah udara Negeri Zionis sekitar dua kilometer.

Jet tempur tersebut ditembak jatuh oleh militer Israel menggunakan rudal jarak pendek Patriot, yang seketika membuatnya meledak di udara.Pasukan Suriah disebut telah berperang melawan pemberontak dan ISIS di perbatasan dengan Israel dalam beberapa pekan terakhir.

Insiden tembak jatuh itu menandai pertama kalinya pasukan pemerintah Suriah mencapai wilayah perbatasan Dataran Tinggi Goulan yang diduduki Israel.

Selain itu, insiden tersebut juga menjadi tindakan tembak jatuh pertama terhadap jet tempur Suriah, yang dilakukan oleh militer Israel dalam empat tahun terakhir.

Konflik Israel Vs Suriah

Serangan ini merupakan yang kali kedua setelah Israel melakukan serangan udara di Suriah hingga mengakibatkan jenderal Iran tewas.

Sementara itu, pihak Israel mengatakan ada peningkatan ancaman konflik terbuka di Suriah sejak Senin pagi, termasuk aktivitas intensif oleh Angkatan Udara pemerintahan Presiden Bashar Al-assad.

Beberapa menit sebelum insiden jet ditembak jatuh, stasiun televisi milik pemerintah Suriah, Al-Ikhbariya, menyiarkan sebuah video dari balik pagar yang membatasi zona penyangga PBB antara pasukan lokal dan Israel, yang terletak di dalam Dataran Tinggi Golan.

Pos pengamatan milik PBB hanya dapat dilihat di sisi lain pagar, sementara kamera televisi itu bisa menangkap gambar sebuah pos militer Israel sejauh sekitar 440 meter.

Israel merebut Dataran Tinggi Golan dari Suriah pada 1967 atas klaim yang hampir serupa dengan konflik Palestina.

Menanggapi konflik tersebut, Amerika Serikat bersama dengan PBB mengerahkan pasukan pemelihara perdamaian di antara kedua belah pihak yang bertikai pada 1974 silam.[ Red ]

Editor : yuni shara
Penanggung Jawab Berita : Obor panjaitan

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI