HEADLINE

BNN GELAR PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOBA DI BANDARA SOETTA

/

Redaksi / Jumat, 29 Desember 2017 / 00:00 WIB

Sebarkan:
Foto : Suasana pemusnahan barang bukti narkoba di Bandara Soetta. Kamis (28/12)

BANTEN | MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | BNN, dan Dit. Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, dan Polda Metro Jaya telah melakukan pemusnahan barang bukti narkoba berupa sabu 453,56 Kg, ekstasi 712.116 butir, ganja 647,13 kg, 10 ribu butir happy five, 100 gram ketamine, 69,78  daun cathinone, 1 juta butir pil PCC. bertempat di Gedung 745 teknik sanitasi angkasa pura II, Bandara Soekarno Hatta. Kamis (28/12)

Terlihat Pejabat yang hadir dalam pemusnahan narkoba tersebut, Menkopohukam Wiranto, Aspam Kasal Laksda Iryawan,  Dirjen depnaker Sugeng, DPD GRANAT Ashar, Perwakilan AVSEC AP2: bpk Hasto, Danpomdam jaya Kol CPM Hadi Santoso, Irjen Menkopolhukam Carlo D. Tewu,  Wakasau Marsdya Yuyu Sutisna, Kepala BNN Komjen BUDI Waseso, Aspam Kasad Mayjen Nur Rahman, BNN. Brigjen Arma Depari, Kabareskrim komjen Aridono Sukmono, Kejagung Dewi Arwita, Menhub: Kabid keamanan penerbangan udara.

Dalam sambutanya Ka BNN, Komjen menyampaikan, " Permasalahan narkotika di Republik ini sangat mengkawatirkan karena masih sangat banyak pengguna narkoba di republik ini, Barang bukt yang akan di musnahkan diluar dari barang bukti yang di dapat dari TNI dan Pemusnahan hari ini adalah pemusnahan terakhir untuk tahun 2017" Ujarnya.

Lanjutnya lagi, " Hasil sitaan tahun 2017, JenisAbuba 4.685. 000 kg, Estasi 3.000.616. butir, Ganja 151,14 ton, ladang ganja 49 hektar, pil PCC 13,000.000 butir, bahan baku PCC 13 Ton, Karnoven  4.000.238  butir, kokain 170 kg, tersangka 57.412 orang, tembak mati 81 orang" terangnya.

Masih di tempat yang sama, Menkopolhukam Wiranto menyampaikan, " Meminta maaf bahwa Presiden tidak bisa hadir dikarenakan ada tugas lain sehingga mewakilkan saya, narkoba ini tidak akan selesai karena terus bertambah produk produk baru, Indonesia memang sangat rawan narkoba karena luasnya wilayah Indonesia sehingga pengiriman narkoba dari luar sangat mudah, sehingga Presiden menggalakan pembangunan dari luar atau pulau terpencil supaya dapat menjaga jalur jalur tikus penyeludupan narkoba" Ujarnya.

Selanjutkan pemusnahan narkoba, di lakukan dengan pembakaran di mesin pembakaran sampah gedung sanitasi 745 Bandara Soetta.

Penulis : Boedi Yanto
Editor : Redaktur

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI