|

Upaya Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Masa Pandemi COVID-19

Penulis: Savira Maharani

Tugas Individu KKN-DR UINSU 


MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | Senin, (10 /8-2020) - Motivasi belajar merupakan suatu proses terjadinya suatu perubahan dalam diri yang mendorong, menggerakan dan mengarahkan siswa dalam belajar. Motivasi pada siswa sangat penting dalam kegiatan belajar. Ada tidaknya motivasi seorang siswa untuk belajar sangat berpengaruh dalam proses aktivitas belajar itu sendiri.


Ditengah pandemi Covid-19 ini, proses pembelajaran dilakukan secara online tanpa tatap muka secara langsung. Hal ini tidak menutup kemungkinan terjadinya penurunan motivasi belajar siswa dikarenakan tidak sempurnanya model pembelajaran yang diterapkan. Oleh karena itu, guru diharuskan untuk memiliki banyak ide kreatif untuk dapat menerapkan pembelajaran yang dapat membuat siswa tetap aktif dan secara kolaborasi berproses memahami materi yang disampaikan guru.


Pandemi Covid-19 tidak menjadi halangan bagi guru untuk terus berinovasi dalam mengajar. Guru harus menjadi contoh untuk mengajarkan banyak ide dan mampu mengoptimalkan proses pembelajaran secara maksimal. Lantas bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar pada masa pandemi Covid-19, berikut beberapa upaya yang dapat dilakukan:


1. Tingkatkan kreativitas guru


Kreativitas guru merupakan salah satu yang dapat mendorong motivasi belajar siswa, sebab guru yang kreatif dapat untuk mengembangkan kemampuannya, menciptakan ide-ide baru dalam menjalankan perannya sebagai pengajar. Jadi, kreativitas guru tidak hanya berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa, namun secara langsung dapat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.


2. Sesekali gunakan model atau metode pembelajaran yang berbeda dan tepat untuk diterapkan. 


Model atau pembelajaran yang bervariasi akan membuat siswa tetap konsentrasi dan termotivasi. Namun perlu diingat, jika model pembelajaran terlalu sulit untuk diterapkan dan merasa siswa akan terbebankan, guru dapat menyederhanakan model pembelajaran tersebut dengan tetap membuat tercapainya tujuan pembelajaran. 


3. Memberi pujian terhadap hasil tugas siswa


Guru mengungkapkan pujian atas hasil kerja yang telah dikerjakan oleh siswa serta semangatnya. Dengan begitu siswa menjadi lebih merasa terapresiasi dan bersemangat dalam mengerjakan tugas-tugasnya. Kemudian, guru juga memberikan ucapan terima kasih kepada orangtua yang telah meluangkan waktunya untuk mendampingi peserta didik dalam menyelesaikan tugasnya. Sehingga, orangtua juga merasa termotivasi untuk bersemangat dalam mendampingi anaknya belajar di rumah.


4. Pemberian tugas yang sesuai kondisi siswa saat ini 


Dalam sistem pembelajaran di rumah berupa pemberian tugas, guru dituntut harus banyak menemukan ide-ide bentuk tugas yang sesuai dengan kondisi orangtua maupun siswa di rumah. Selain itu juga harus sesuai dengan segala keterbatasan kondisi yang ada. Guru juga harus memikirkan tugas-tugas yang bervariasi agar peserta didik tidak merasa bosan karena mengerjakan jenis tugas yang sejenis secara berulangkali.


5. Lakukan evaluasi belajar


Evaluasi belajar dilakukan untuk melihat apakah model atau metode pembelajaran yang telah diterapkan telah efektif atau tidak. Jika dirasa tidak, guru harus memodifikasi pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.


IDENTITAS PENULIS 


Nama: Savira Maharani

Prodi: PGMI

Fakultas: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Universitas: Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

KKN: KKN DR 01 UINSU

Komentar


Marhaban ya Ramadhan 🙏🏻

Ucapan Selamat Hari Ulang Tahun dari Keluarga Besar Sekolah Dasar GMIT Netenaen (Kepsek : YAKOBUS O. SOGEN, S.Pd)

Berita Terkini