HEADLINE

MENGURANGI KEMISKINAN PEREMPUAN MENUJU EKONOMI INDONESIA YANG KUAT SERTA KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM PARLEMEN

/

Redaksi / Senin, 19 Maret 2018 / 19:36 WIB

Sebarkan:
Ket Gambar : Pidato Edhi BaskoroYudhoyono serta Anggota Fraksi Demokrat DPR RI, Dalam Acara Seminar Hari Perempuan Internasional. 

Jakarta |  Media Nasional Oborkeadilan | [19-03-2018] Senin - Seminar ini diselenggarakan untuk mendiskusikan dan saling bertukar pikiran secara konstruktif dengan seluruh pihak dalam memahami secara utuh potret perempuan di Indonesia, tantangan dan peluang apa yang dapat dikembangkan agar kaum perempuan dapat berkontribusi nyata untuk mengatasi kemiskinan menuju pembangunan ekonomi Indonesia yang kuat dan berkeadilan. Dalam sambutannya Edhie Baskoro Yudhoyono, Ketua fraksi Partai  Demokrat.

Selain itu Edhie juga mengatakan, Perempuan itu sangat penting dalam sebuah kehidupan. Bahkan ada yang mengatakan perempuan itu adalah tiang Negara.

Mengenai Seminar  Internasional Partai Demokrat, Memperingati Hari Perempuan Internasional 2018. Diselenggarakan bertempat di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara 4 DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. (19/3).

Senada dengan Pidato Edhi Baskoro Yudhoyono. Anggota DPR RI Komisi X Asal Aceh, Muslim SHI MM menuturkan kepada awak media , " Mengenai seminar internasional perempuan kali ini yang jelas acara  memang bagaimana mengangkat kaum perempuan yang selama ini sering terpinggirkan, sering mendapatkan pelecehan tentu momentum hari ini bagaimana perempuan posisi menjadi motor perubahan Indonesia kedepannya ".

Muslim, menambahkan, Bagaimana perempuan tidak hanya menjadi objek tetapi menjadi subjek seperti sisi pembangunan semua lini perempuan harus memiliki masuk dan berperan di dalamnya. Sesuai komitmen kita keterwakilan perempuan 20% itu bentuk komitmen kita terhadap perempuan itu sendiri. Perempuan bukan hanya berada dibelakang kesuksesan seorang Laki-laki, tetapi perempuan itu ada disampingnya dan selalu ada bersamanya, dalam sebuah keberhasilan. Ungkap Muslim kepada media oborkeadilan.

Namun dari sisi angka 18 persen, terbilang masih jauh untuk mencapai target 30 persen keterwakilan perempuan di parlemen kedepannya.

Total perempuan di parlemen sekarang ini hanya ada 97 orang atau 17,5 persen dari total keseluruhan anggota parlemen yang mencapai 560 orang. ini tertuang dalam Pertama ada UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Kedua, UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik dan PKPU Nomor 6 Tahun 2018.

Adapun acara tersebut, turut dihadiri Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia, Bambang Brodjonegoro. Juga ada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise.

Selain itu, para menteri, hadir juga sebagai narasumber seminar yakni, Presidium Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia/KPPRI, Melanie Leimena Suharli, Ketua Perempuan Aman, Devi Anggraini, Ketum Persatuan Tuna Netra Indonesia, Aria Indrawati. Serta sejumlah kader Demokrat lainnya. [ MI ]

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab : Obor Panjaitan

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI