HEADLINE

Purnawirawan TNI Sesalkan Keputusan Panglima

/

Redaksi / Kamis, 21 Desember 2017 / 03:00 WIB

Sebarkan:
Foto : Panglima TNI, Hadi Tjahjanto (Kiri) bersama Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari (Kanan) di Istana (Dok. Istimewa)

JAKARTA | Media Nasional Obor Keadilan | Mantan menteri dalam negeri era presiden BJ Habibie, Syarwan Hamid, menyesalkan keputusan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang membatalkan keputusan panglima TNI sebelumnya, Jenderal Gatot Nurmantyo, soal mutasi di lingkungan perwira tinggi TNI. Menurut Syarwan, keputusan Hadi telah melecehkan Panglima TNI sebelumnya, termasuk institusi TNI.

“Sebagai senior di TNI, saya menyesalkan dan prihatin. Pembatalan mutasi pati (perwira tinggi) ini sangat tidak lazim di tubuh TNI,” kata Syarwan Hamid seperti dilansir dari republika di Jakarta, Rabu (20/12).

Tak hanya itu, Hamid berpandangan, pembatalan mutasi secara cepat itu diduga kuat untuk mengamankan pelaksanaan Pilpres 2019. Karena itu, langkah Hadi patut dipertanyakan. Sebab, mutasi pati tersebut sudah melalui proses di Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi TNI (Wanjakti TNI) yang dihadiri oleh sejumlah pihak, di antaranya Kepala Staf Umum TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Angkatan Laut, serta Angkatan Udara, Irjen TNI, Kabais TNI, Lemhannas, Kemenkopolhukam, dan Kemenhan.

“Saya meyakini putusan pembatalan ini tidak serta merta keinginan dari Panglima TNI Hadi sendiri, tetapi ada perintah khusus. Apakah itu dari pimpinan tertinggi atau kelompok tertentu yang menginginkan mutasi tersebut dibatalkan,” ujar Hamid.

Editor : Frans JL Rorimpandey

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI