HEADLINE

Mantan Pilot TNI AU : PSI Jangan Terlalu Oportunis Dalam Berpolitik

/

Redaksi / Minggu, 03 Juni 2018 / 12:40 WIB

Sebarkan:

Jakarta | Media Nasional Oborkeadilan | [03-06-2018] Minggu - Ketua DPP Pemuda Berkarya, Captain Indonesia Oktoberiandi, SH mengkritik keras video kampanye Partai Solidaritas Indonesia(PSI) yang sangat mendiskreditkan salah satu pemimpin bangsa, yaitu Presiden Soeharto.

Saat Rapat Pimpinan Wilayah II DPW DKI Jakarta, Ketua Umum Angkatan Muda Partai Berkarya (AMPB) ini menanggapi tentang video viral PSI yang menyinggung Presiden Soeharto dan keluarganya.

"Video tersebut sangat tendensius dan lebih pada kampanye hitam yang jauh dari kenyataan sejarah,  yang mendiskreditkan Presiden Soeharto dan keluarganya terutama Ketua Umum kami Bapak. Hutomo Mandala Putra" ujarnya.

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Berkarya ini menduga bahwa ada ketakutan akan kehadiran Partai Berkarya di tengah masyarakat.

"Saya melihat ada kelompok yang takut dengan kehadiran Partai Berkarya dan ingin menghentikan gerak laju Partai ini di masyarakat. Namun Partai Berkarya tak akan terhentikan oleh mereka, karena kerinduan masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Soeharto mulai terobati oleh Partai Berkarya."

Ketum AMPB yang merupakan alumni Akabri tahun 2004 ini mengungkapkan bahwa masyarakat sudah mulai merasakan kepemimpinan Presiden Soeharto melalui anaknya Tommy Soeharto.
"Jelas banget, masyarakat sudah mulai merasakan kepemimpinan Presiden Soeharto melalui sosok Bapak Hutomo Mandala Putra" ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Pilot TNI AU itu mengingatkan PSI agar tidak oportunis dalam berpolitik.
"PSI jangan terlalu oportunis dalam berpolitik. Hanya demi kepentingan sesaat partai, PSI mendiskreditkan salah satu pemimpin bangsa yang terbukti mensejahterakan rakyat." tandasnya.

"Dari video tersebut, kelihatan PSI berpolitik seperti anak kecil. Mereka tidak mengerti sejarah bangsa. Mereka harus belajar lagi sejarah bangsa yang sebenarnya" tutur Ketum AMPB yang pernah sekolah di Pondok Pesantren ini. [MI]


Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI