|

Jilbab, Hijab, Dan Kesehatan

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | Selasa, (18/8-2020) - Berjilbab merupakan perintah Allah yang bersifat wajib bagi setiap muslimah yang telah baligh, seperti yang kita ketahui dalam QS. Al-Ahzab [33]: 59-60 yang artinya: “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang Mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal , karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang”

Beda “Jilbab” dengan “Hijab”

Sering sekali penggunaan kata jilbab dengan hijab diartikan sama oleh para wanita muslimah di Indonesia, namun jilbab dan hijab maknanya jelaslah berbeda. Lantas simak penjelasan berikut ini.

Jilbab

Jilbab merupakan pakaian luar tertutup yang banyak dimaknai semua orang seperti sarung, kain penutup kepala, dan kain penutup seluruh tubuh yang tidak membentuk lekuk tubuh. Contohnya berupa gamis longgar yang dijulurkan ke seluruh tubuh.

Hijab   

Sedangkan hijab yaitu, dalam bahasa Arab berarti “penghalang”, namun dalam pandangan Islam, hijab merujuk pada tata cara berpakaian yang pantas dan menutup aurat sesuai syariat agama Islam. Contohnya ketika seorang wanita memakai pakaian yang menutupi aurat hingga kepala dan rambut.

Jilbab yang sesuai dengan syari’at Islam

  • Menutupi seluruh badan
  • Tidak diberi hiasan-hiasan yang dapat mengundang pria untuk melihatnya

Dijelaskan dalam QS. An-nur [24]: 31, yang artinya: “Katakanlah (wahai Nabi) kepada wanita-wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menundukkan pandangan-pandangan mata dan menjaga kemaluan mereka, dan jangan menampakkan perhiasan mereka kecuali apa yang biasa tampak darinya, dan hendaklah mereka meletakkan dan menjulurkan  kerudung diatas kerah baju mereka (dada-dada mereka)…

  • Tebal (tidak tipis)

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda: “akan ada nanti dikalangan akhir umatku para wanita yang berpakaian, tetapi pada hakikatnya mereka telanjang…”

Kemudian Beliau bersabda: “…laknatlah mereka karena sesungguhnya mereka itu terlaknat.”

Dalam sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tersebut menurut Ibnu Abdil Bar Rahimahullah maksud dalam sabda tersebut ialah para wanita yang mengenakan pakaian dari bahan yang tipis (menerawangkan bentuk badan) dan tidak menutupi bentuk badannya , wanita seperti inilah istilahnya saja mereka berpakaian, padahal hakikatnya mereka terlanjang.

  • Lebar (tidak sempit)

Jilbab (pakaian gamis) yang digunakan oleh umat Islam harus lebar / longgar dan tidak ketat agar tidak terlihat lekukan tubuh yang dapat memancing untuk melakukan perbuatan negatif oleh orang yang melihatnya.

  • Tidak menyerupai pakaian laki-laki

Diriwayatkan Ibn ‘Abbas Ra, berkata: “Rasulullah SAW melaknat laki-laki yang menyerupai perempuan dan perempuan yang menyerupai laki-laki.”

  • Tidak diberi wangi-wangian 

Rasulullah SAW bersabda: “wanita mana saja yang memakai wangi-wangian lalu ia melewati sekelompok orang agar mereka mencium wanginya maka ia adalah pezina.”

Hijab yang sesuai dengan syari’at Islam

  • Bagian tubuh tertutup 

Setiap wanita muslim dianjurkan menutupi seluruh bagian tubuh kecuali telapak tangan dan wajah . jadi, gunakanlah jilbab dan hijab yang syar’i

  • Bahan tidak tembus pandang (tipis)
  • Pilihlah mengenakan jilbab syar’I untuk sehari-hari 

Selain manfaat berjilbab dan berhijab untuk terhindar dari hal-hal yang mengandung unsur negatif, berjilbab dan berhijab juga mengandung manfaat untuk kesehatan loh!

Fakta tentang jilbab dan hijab 

  • Kulit wajah wanita lebih tipis daripada laki-laki sehingga lebih berisiko pada kanker kulit.
  • Menyerap sinar matahari yang cukup dan baik untuk kesehatan cukup dari wajah dan telapak tangan.
  • Untuk menyaring UV C pakaian sudah menutupi seluruh bagian tubuh dan untuk wajah dan telapak tangan cukup dengan tabir surya pada saat sinar matahari mulai panas sekitar jam 10 pagi sampai jam 4 sore.

Manfaat berjilbab dan berhijab bagi kesehatan

1. Melindungi kulit dari terbakarnya sinar matahari (sunburn) 

Seperti yang kita ketahui sinar matahari bermanfaat untuk kulit yaitu untuk mensintesis kalsium untuk kesehatan tulang. Tapi ada akibat buruk juga untuk kulit. Sunburn terjadi akibat sengatan sinar matahari atau UV melebihi dari daya tahan tubuh. Kulit yang berwarna cerah lebih rentan terhadap sunburn dari pada kulit coklat karena kadar melatonin (untuk menjaga kulit dari sinar UV) lebih rendah daripada kulit coklat. Kulit cerah hanya bertahan kurang dari 15 menit setelah terkena sinar matahari. Sedangkan pada kulit coklat dapat bertahan 3-9 jam.

Gejala sunburn tidak terlihat langsung tapi 6-48 jam setelah terpapar sinar matahari. Kulit akan terasa terbakar dan berwarna merah. Hal ini dapat menyebabkan pembengkakkan kulit, yang tersering adalah kulit kaki.

2. Cegah peradangan kulit luar (solar keratoses)

Peradangan jenis ini terlihat seperti sisik pada kulit yang mengalami perdangan. Komplikasi dari peradangan ini adalah kanker kulit. Peradangan ini dapat terjadi pada kulit yang sering terpapar sinar matahi seperti tulang-tulang pipi, hidung, dahi, punggung tangan, punggung, kaki. Penyakit ini disebabkan oleh seringnya terpapar sinar matahari dengan waktu lama. Manfaat jilbab bagi kesehatan akan melindungi kulit dari sinar matahari dapat menggunakan tabir surya.

3. Bebas gatal akibat matahari (solar urticaria)

Orang-orang sering menyebutnya dengan alergi matahari ini namun jarang terjadi. Gejalanya dapat langsung terlihat seperti gatal-gatal karena lamanya terpapar sinar matahari. Sering dijumpai pada pasien usia sebelum 40 tahun. Tapi gatal-gatal ini harus dibandingkan dengan gatal-gatal akibat keringat.

4. Mencegah kanker kulit

Hampir semua penyebab kanker kulit adalah terkena matahari. Penderita sunburn lebih berpotensial terkena kanker kulit karena dapat mengubah DNA menjadi tumor kulit yang menyebabkan kanker kulit. Kulit yang terpapar sinar matahari secara berkala seperti berjemur dibawah sinar matahari dengan pakaian yang minim dapat menyebabkan kehilangan antibodi secara berkala sehingga tubuh kekurangan kekuatan untuk melawan pertumbuhan sel-sel kanker. Pada penelitian lain menyatakan bahwa wanita yang berpakaian ketat atau yang transparan dapat meningkatkan resiko kanker milanoma.

5. Antibodi bagi wanita 

Tubuh wanita lebih sensitif dibanding tubuh laki-laki. Siklus menstruasi dapat mempengaruhi kantong-kantong ASI pada ibu menyusui. Rahim sebelah kanan menghubungkan payudara sebelah kiri, dan rahim sebelah kiri menghubungkan payudara sebelah kanan. ASI mengandung vitamin dan vaksinasi. ASI dilindungi oleh enzim dari seluruh tubuh. Manfaat jilbab bagi kesehatan wanita melindungi enzim tersebut agar tidak pecah yang langsung terdapat antibodi dan antibiotik.

6. Melindungi dari udara panas dan dingin

Tubuh sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Udara panas tidak baik untuk otak. Pakar menyarankan saat harus berada di bawah sinar matahari sebaiknya menggunakan pakaian yang tertutup terutama pada bagian kepala, mata, dan leher untuk mengurangi resiko kerusakan otak. Tubuh dengan suhu dingin terlalu lama juga dapat menyebabkan hipotermia, flu dan gemetar.

Pada suhu dingin juga disarankan untuk memakai pakaian yang tertutup di tubuh dan kepala untuk menjaga tubuh tetap hangat. Wanita yang berhijab dapat menjaga suhu dan melindungi tubuh dari paparan sinar matahari dan suhu dingin.

7. Proteksi terhadap penyakit

Sinar matahari secara langsung secara terus menerus dapat mengurangi imunitas tubuh. Selain itu menggunakan jilbab membuat menjadi wanita yang lebih telaten dan bersih. Dengan menggunakan jilbab dan pakaian tertutup membuat kita terlindungi dari kontak fisik secara langsung dengan kotoran, bakteri, dan virus.

8. Menjaga kesehatan rambut

Dengan memakai jilbab, kepala dan rambut terlindung dari debu, sinar UV dan polusi, sehingga kebersihan rambut dan kulit kepala terjaga. Untuk menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut diimbangi dengan perawatan yang baik.

9. Hati menjadi tentram

Tidak hanya untuk kesehatan fisik, jiwa kita pun akan menjadi sehat dengan berjilbab. Mengenakan Jilbab membuat kita menjadi percaya diri dan membuat inner beuaty terpencar lagi. Kita akan seperti menjadi sesorang yang baru dan lebih optimis merubah kepribadian kita kearah yang lebih baik. Berbagai manfaat dari dari berhijab tidak hanya kesehatan dan ketentraman hati tetapi dapat mendekatkan diri dengan Allah.

10. Memperlambat penuan dini

Paparan sinar matahari dapat menyebabkan penuan dini. Paparan sinar matahari dapat merangsang keluarnya sel-sel melanin dalam kulit serta menyebabkan rusaknya jaringan elastin dan kolagen pada kulit. 
Oleh karena itu, mari kita sebagai wanita muslimah hendak berjilbab dan berhijab sesuai syariat Islam ya!! Agar terhindar dari segala penyakit yang dibawa oleh sinar UV matahari.

Penulis: Kelompok 87 KKN - DR Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Dosen Pembimbing Lapangan: Samsudin Syafri, ST, M.kom

Komentar


Marhaban ya Ramadhan 🙏🏻

Ucapan Selamat Hari Ulang Tahun dari Keluarga Besar Sekolah Dasar GMIT Netenaen (Kepsek : YAKOBUS O. SOGEN, S.Pd)

Berita Terkini