HEADLINE

Lagi lagi Duel Lampung Tengah,Dua Orang Luka Kritis

/

Redaksi / Sabtu, 02 Juni 2018 / 08:52 WIB

Sebarkan:
             Ket Foto: Duel  Dua Orang Luka Luka Lampung Tengah


MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN - Lampung l Masalah sepele memicu cekcok dua warga bertetangga di Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunungsugih, Lampung Tengah.

Akibatnya, dua orang dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Demang Sepulau Raya (DSR), Sabtu (2/6)

Menurut Bainah (40) saat ditemui di RSUD DSR, Jumat (1/6), keributan berawal karena masalah sepele terkait sampah di lahan milik Husen (40) dan Sufiah (38).

“Masalah sampah pepohonan yang masuk ke lahan milik Husen dan Sufiah,” katanya.

Ketika itu, kata Bainah, dirinya di dalam rumah mendengar suara teriakan dari luar. “Saya mendengar suara teriakan. Saya pikir telah terjadi sesuatu. Ternyata Sufiah mengomel memarahi saya. Saya pun bertanya kenapa? Ternyata Sufiah tidak setuju kalau sampah tanam tumbuh dari lahan saya memasuki perkarangan tanahnya,” ujarnya.

Dua Diantaranya Pasutri
Mendengar omelan ini, kata Bainah, dirinya menjawab kemungkinan sampah daun singkong dibawa angin atau dimainkan oleh anak anak.

“Saya jelaskan bahwa mungkin sampah terbawa angin atau dimainkan anak-anak. Merasa tidak terima, Sufiah menghampiri dan  mendorong saya. Ibu saya, Sumartin alias Sutinah (72), yang ada di situ juga terjatuh karena didorong. Keributan ini pun didengar Husen, suami Sufiah,” paparnya.

Bainah melanjutkan, Husen pun menghampiri karena dirinya melakukan perlawanan. “Husen yang datang bukan melerai. Tapi menambah kerusuhan. Sufiah menjambak rambut dan mencekik leher saya. Kemudian membanting saya hingga penglihatan saya gelap dan tak sadarkan diri,” ungkapnya yang mengalami luka di bagian kepala.

Sumartin alias Sutinah menjelaskan hal yang sama. Menurut dia, dirinya melihat anaknya Bainah dianiaya Sufiah dan Husen. “Saya melihat anak saya dianiaya Husen dan istrinya. Saya berniat memisahkan malah ditendang. Kemudian mencekik saya hingga saya tersungkur di bawah pohon. Saya pun berteriak minta tolong. Saya sempat tak sadarkan diri. Kemudian datang beberapa warga untuk melerai,” katanya menyesalkan kejadian ini.

Sementara Ersan (38), salah satu warga setempat yang membantu melerai, membenarkan peristiwa ini.

“Iya. Saya mendengar suara teriakan minta tolong dan saya hampiri. Ternyata ada dua tetangga ribut. Saya pun melerai. Melihat Bainah dan Sutinah tak sadarkan diri, warga pun berinisiatif mengantarkan keduanya ke RSUD DSR,” ungkapnya
[Rahardja]
Editor:  Rahardja
Penanggung Jawab : Obor Panjaitan


Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI