HEADLINE

Budidaya Ikan lele Di Desa Tani Makmur Gagal Titol , Rt 01 Dan Rt 13 Bagi Bagi Ikan Ke Warga

/

Redaksi / Selasa, 24 April 2018 / 15:38 WIB

Sebarkan:
Ket Gambar : (Ketua rt bagikan bagi ikan ke Warga)23/04/2018/selasa.

Rengat-Pekanbaru | Media Nasional Obor Keadilan | Budidaya ikan lele yang menelan anggaran sebesar 130 juta tahun anggaran 2017 dari Dana Desa yang di kelola oleh masing rt menjadi bumerang bagi pemerintahan kepala desa" Boimin "kepada masyarakat.Betapa tidak karena dari 13 rt tak satupun yang mencapai hasil panen yang makmsimal,dari 5000 jumlah bibit ikan lele yang di budidaya hanya mencapai 70 sampai 90 kg yang dapat di panen oleh rt.terang rt yang tak ingin di sebutkan namanya.
Dari beberapa rt yang telah di panen contoh rt 07,rt 08 ,rt 10 ,rt 11 hanya menghasilkan 70 sampai 90 kg yang seharus minimal 400 kg dari jumlah 5000  bibit ikan yang di pelihara.Kegagalan ini menurut beberapa rt karena program ini sudah salah dari awal ,mereka kesal karena tak adanya nya bimbingan dari dinas perikanan selama pemeliharaan ,selain itu lambatnya pakan yang di terima rt dari desa" ucap ketua rt yang tak ingin di sebutkan namanya.

Kekesalan rt terluapkan dengan membagi bagikan hasil budidaya ikan lele kepada warga nya pada senin 23/04/2018 kemarin saat di temui di lokasi rt 01dan rt 013 di dampingi kadus I Riduansyah dan RW kasriono dan rw maman serta Babin kamtibnas Rio Dereski , lema dan samen tak menyangkal kalau ikan yang mereka panen di bagi bagikan ke warga dan siap bertanggung jawab meski itu adalah anggaran dari Dana Desa 2017 program budi daya ikan lele desa tani makmur,karena yang mereka panen hanya mencapai 70 kgak dan 80 kg dan jika di kembang kembali  tidak akan dapat mencukupi untuk pemeliharaanndan penyediaan Pakan "ujar mereka.

Sambung "leman dan Samin;" dari pada kami di jadi kan tumbal dan jelek di masyarakat bagus kami bagikan kepada warga, dan seperti rt 07 ,rt 09 ,rt 10 dan rt 11 yang di panen namun belum tahu akan kah  uang hasil penjualan dapat di kembankan,karen jika di kembang juga tidak cukup untuk membeli pakannya"terangnya.

Kepala des "Boimin" saat di konfirmasi melalui Hp nya mengaku belum mengetahuinya , kalau itu terjadi rencana selasa 23/04/2018 akan memanggil mereka dan merapatkannya di kantor desa"terang kades.(kusjul/rulis)

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI