HEADLINE

Fazrul Aziq : Aku Ingin Sembuh Dan Kembali Bermain

/

Redaksi / Senin, 23 April 2018 / 09:21 WIB

Sebarkan:

Bengkalis | Media Nasional Obor Keadilan | Masa Anak - anak adalah Masa yang paling indah ,karena kita bisa bermain dan melompat kesana kemari dengan teman - teman ,Namun kegembiraan serta keceriaan itu harus berhenti karena suatu penyakit yang mengerikan.

Hal ini dialami oleh Bocah yang umurnya baru 7 tahun,Karena di usianya yang masih sangat muda itu dirinya sudah mengidap penyakit Tumor yang membuat perutnya makin hari makin membesar.

Sungguh Tragis Nasib yang dialami oleh Fazrul Aziq (7) Anak dari Pasangan Yuhendri Koni dan Yanti Warga Jalan Kesehatan Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis ini.

Siapa sangka penyakit yang di derita oleh Fazrul Aziq ini Sangat mengerikan,Bayangkan saja di usianya yang baru di bilang masih seumur jagung ini dirinya sudah menderita penyakit Tumor.

Yuhendri orang tua balita ini mengatakan pada awak media pada ( 22/04/2018 )

Menurut Yuhendri anaknya sudah menderita penyakit Tumor ini sudah 1 Tahun lamanya .

"Awalnya sih hanya demam tapi lama kelamaan Fazrul merasakan sakit dan nyeri di bagian perutnya karena faktor ekonomi dan keterbatasan dana sehingga saya hanya mampu membawanya berobat ke bidan dan tidak mampu membawa berobat ke Rumah Sakit," Tambahnya.

"Alhasil perut anak saya makin lama makin membesar akibat penyakit tersebut," Imbuhnya.

" Ya harapan saya agar Pemerintah setempat dapat membantu meringankan biaya pengobatan anak saya ini dan saya memohon dan berharap agar ada Hamba Allah yang bisa Membantu kami sehingga anak saya ini bisa terselamatkan," Tutupnya.
 
Sementara itu Ricka Parlina selaku Kordinator Daerah ( Korda ) Bengkalis dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak
Mengatakan kepada Awak Media bahwa kondisi balita malang tersebut sangat memprihatinkan.

"Sebelumnya balita malang tersebut sudah di bawa ke Rumah Sakit Arifin Ahmad Pekan Baru tapi akibat orang tuanya tidak mempunyai dana dan kartu BPJS maka pihak rumah Sakit tidak mau menangani," Terangnya.

" Melihat hal tersebut kami dari Yayasan Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak mejamin anak tersebut agar segera ditangani mengingat kondisi balita tersebut sangatlah mengkhawatirkan," Jelasnya.

" Setelah ada nya penjamin baru pihak Rumah Sakit mau menanganinya ,padahal seharusnya pihak rumah Sakit harus Sigap dan cepat menangani Pasien yang membutuhkan perawatan tanpa menanyakan apakah keluarga pasien mempunyai Uang atau tidak," Ungkapnya.

" Padahal Rumah Sakit wajib memberikan pelayanan kesehatan bagi penyelamatan nyawa pasien dan pencegahan kecacatan terlebih dahulu. Fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta dilarang menolak pasien dan/atau meminta uang muka. Hal ini ditegaskan dalam Pasal 32 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan (“UU Kesehatan”). Ini artinya, rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan dilarang menolak pasien yang dalam keadaan darurat serta wajib memberikan pelayanan untuk menyelamatkan nyawa pasien.

Hal yang sama juga dipertegas dalam Pasal 85 UU Kesehatan terkait dalam hal keadaan darurat pada bencana,yang berbunyi:

(1) Dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta wajib memberikan pelayanan kesehatan pada bencana bagi penyelamatan nyawa pasien dan pencegahan kecacatan.
(2) Fasilitas pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan pada bencana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilarang menolak pasien dan/atau meminta uang muka terlebih dahulu.

Sekarang ini dirinya bersama Yayasan Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak sedang mengumpulkan penggalangan dana untuk diberikan kepada keluarga Bpk. Yuhendri supaya dapat meringankan biaya perobatan Fazrul Aziq.

Dirinya juga mengatakan bagi Masyarakat / Hamba Allah yang mau perduli dapat menghubungi lewat no Whatsapp / Via Seluler nya ( 0823-8753-6751 /Hp 085263907818 ).

Dirinya sangat berharap semoga penggalangan dana ini bisa terlaksana dengan lancar sehingga Fazrul Aziq bisa sehat dan tersenyum kembali.

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI