Ket.gambar;BNN Propinsi SUMUT DAN PRSONIL TNI /POLRI KETIKA MENEMUKAN GANJA DI TOR SIHITE SELUAS 3 HA
Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera utara dan BNNK Madina bersama Personel TNI dari Kodim 0212/TS dan dibantu dari pihak polres Madina kembali menemukan ladang ganja di perbukitan Tor Sihite perbatasan desa Panjaringan dengan desa simandolam Rao rao Dolok kecamatan Tambangan kabupaten Madina Senin (09/10).Tim Berangkat Sekira Pukul 07:30 WIB Memulai Penyisiran Lahan Ganja di bukit Tor sihite, Penemuan ladang ganja ini, melibatkan puluhan petugas BNNP Sumut dan BNNK Madina Bersama personil TNI dari Kodim 0212/TS dan Melibatkan Pihak polres Madina dengan bersenjata lengkap.
Keberadaan ladang ganja itu diperoleh dari masyarakat yang melihat tanaman itu dan Masih Banyak tumbuh subur dengan rimbun ditanami ribuan batang ganja diareal Bukit Tor sihite, lalu petugas BNNP SUMUT menuju ke lokasi setelah berkoordinasi dengan pihak Kodim 0212/TS dan polres Madina, penemuan ladang ganja di lahan yang diperkirakan 3 hektare itu dengan Umur tanaman sekitar 5 bulan dan tinggi tanaman diperkirakan 60 cm.
Adapun personel yang mengikuti kegiatan penyisiran lahan Ganja berjumlah 25 org dengan rincian personel, Personel BNN Sumut 10 orang dibawah komandan Kombes Atrial SH
dari personel BNNK kabupaten Madina 6 Orang dengan DPP AKP Agus , Sementara Anggota Kodim 0212/TS 4 Orang dan Anggota Danramil 14/Kota nopan Serta Anggota Polres Madina sebanyak 5 Personil.
Seterusnya Pada pukul 07.30 WIB Seluruh personel bergerak dari Titik kumpul menuju lokasi melalui desa hutarimbaru simandolam kecamatan. kotanopan kabupaten Madina Sampai ke Lokasi tor Sihite
Tepat Pada Pukul 14.10 WIB Personel gabungan menemukan Lahan Ganja tersebut tepatnya di lokasi Bukit Tor Sihite desa penjaringan rao rao Dolok kec Tambangan seluas +- 3 Ha dengan Umur tanaman sekitar 5 bulan dan tinggi tanaman 60 cm.
Selanjutnya Tanaman tersebut di cabuti oleh personel gabungan untuk di musnahkan dengan cara dibakar
Andi Loedianto Menuturakan BNNP Ajmatera Utara peduli terhadap upaya pemberatansan narkoba disumatera Utara Khusus Tabagsel Termasuk di kabupaten Madina dari satu sisi itu memang menjadi domain BNN dan polisi serta TNI Untuk bersinergi Bahu Membahu dengan Cara Kordinasi Untuk Hal pemberantasan dan memutuskan mata rantai peredaran narkoba di Sumatera Utara , harus melihat. Karena narkoba telah merambah ke pelosok desa dan membidik semua status sosial masyarakat termasuk Para Pelajar yang Merupakan penerus Bangsa ini.
(Obor Panjaitan/ Red)