Pacquiao Kembali Menjadi Sorotan Publik Usai Bagikan Klip Knockout Legendaris Kontra Hatton

Manny Pacquiao memicu gelombang kritik setelah membagikan ulang video knockout spektakuler dirinya melawan Ricky Hatton. Unggahan tersebut dianggap merendahkan dan tidak mencerminkan nilai-nilai sportivitas dalam tinju profesional.

Jul 11, 2026 - 05:15
Jul 11, 2026 - 05:15
 0
Pacquiao Kembali Menjadi Sorotan Publik Usai Bagikan Klip Knockout Legendaris Kontra Hatton

Obor Keadilan - Manny Pacquiao, petinju legendaris asal Filipina yang telah meninggalkan jejak mendalam dalam sejarah olahraga tinju profesional, kembali menjadi pusat perhatian media sosial internasional. Kali ini, kontrovesi bermula ketika mantan juara dunia dengan delapan gelar juara dalam berbagai kategori berat tersebut membagikan kembali video momen spektakuler saat dirinya berhasil menghancurkan Ricky Hatton, petinju asal Inggris, dalam pertandingan kelas dunia mereka. Unggahan tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform digital dan memicu badai komentar dari para penggemar tinju serta komentator olahraga di seluruh dunia.

Reaksi yang datang terhadap unggahan Pacquiao ini ternyata tidaklah sepenuhnya positif. Sejumlah warganet dan pengamat olahraga menuangkan kritik yang cukup pedas melalui kolom komentar. Beberapa di antaranya menganggap bahwa tindakan Pacquiao dalam membagikan ulang momen knockout tersebut dipandang sebagai sebuah bentuk kesombongan atau gaya hidup merendahkan lawannya di masa lalu. Hatton sendiri, meskipun telah pensiun dari arena profesional, masih memiliki basis penggemar yang cukup solid di Inggris dan berbagai negara Eropa lainnya. Mereka merasa bahwa mengumbar kembali momen kekalahan berat mantan rekan sejawatnya tidak mencerminkan sportivitas sejati yang seharusnya dijunjung tinggi dalam dunia tinju profesional.

Pertandingan antara Pacquiao dan Hatton yang berlangsung pada tahun 2009 memang menjadi salah satu pertandingan paling berkesan dalam sejarah tinju modern. Pacquiao berhasil menampilkan performa luar biasa dan menghentikan pertandingan melalui knockout teknis pada putaran kedua, sebuah kemenangan yang definatif dan mengesankan. Namun, ulang kali menampilkan kejadian tersebut di era media sosial modern, beberapa kalangan berpandangan bahwa ini melampaui batas standar etika dan kesenonohan dalam dunia olahraga profesional. Berbeda dengan era sebelumnya ketika momen-momen bersejarah dalam tinju hanya ditampilkan dalam highlight resmi dan program televisi, kini siapa saja dapat dengan mudah membagikan kembali konten tersebut tanpa filterisasi yang memadai.

Pacquiao, yang saat ini fokus pada karir politiknya sebagai anggota Senat Filipina, belum memberikan respons resmi terhadap gelombang kritik ini. Namun, insiden ini mencerminkan fenomena yang semakin umum terjadi di kalangan atlet legendaris yang aktif di media sosial—yakni antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab moral sebagai figur publik. Perdebatan ini juga memunculkan pertanyaan yang lebih fundamental mengenai batasan yang seharusnya ada dalam membagikan konten olahraga di era digital, serta bagaimana atlet profesional sebaiknya mengelola reputasi mereka sambil tetap menghormati jejak karir kolega mereka yang telah pensiun.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow