Layanan Pencairan BLT Kartu Huma Betang di Bank Kalteng Terancam Boikot, Mahasiswa Minta Penyelesaian Segera

Mahasiswa di Palangka Raya melakukan aksi protes terhadap Bank Kalteng berkaitan dengan layanan pencairan BLT Kartu Huma Betang yang terus bermasalah. Mereka mendesak bank tersebut untuk melakukan perbaikan menyeluruh atau menghadapi ancaman boikot.

Mar 19, 2026 - 16:49
Mar 19, 2026 - 16:49
 0
Layanan Pencairan BLT Kartu Huma Betang di Bank Kalteng Terancam Boikot, Mahasiswa Minta Penyelesaian Segera

Obor Keadilan - Kinerja pelayanan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui Kartu Huma Betang di Bank Kalteng Kantor Cabang Utama (KCU) Palangka Raya terus menjadi sorotan negatif masyarakat. Keluhan yang terakumulasi selama berbulan-bulan akhirnya meledak menjadi aksi protes dari kalangan mahasiswa pada minggu lalu. Para aktivis mahasiswa datang langsung ke kantor bank tersebut untuk menyuarakan kegelisahan warga yang telah berulang kali mengalami kesulitan dalam mengakses dana bantuan sosial mereka. Persoalan ini bukan sekadar keluhan administratif biasa, melainkan menyangkut hak dasar masyarakat untuk mendapatkan program bantuan pemerintah yang telah dialokasikan khusus bagi mereka yang membutuhkan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan, berbagai kendala teknis dan administratif menjadi akar permasalahan layanan pencairan BLT Kartu Huma Betang di institusi keuangan tersebut. Warga melaporkan bahwa proses pencairan dana seringkali terhenti dalam waktu yang tidak terduga, antrian panjang di lokasi ATM menjadi pemandangan rutin setiap harinya, dan beberapa nasabah bahkan mengalami masalah dengan sistem verifikasi data yang tidak responsif. Lebih memprihatinkan lagi, staf customer service Bank Kalteng KCU Palangka Raya diduga tidak memberikan informasi yang jelas dan transparan mengenai status pencairan dana milik nasabah. Situasi ini tentu saja menambah frustasi masyarakat yang sudah mengantisipasi uang bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga mereka.

Aksi protes yang dilakukan oleh mahasiswa ini merupakan manifestasi nyata dari ketidakpuasan publik terhadap standar pelayanan yang seharusnya dijunjung tinggi oleh setiap institusi perbankan. Para aktivis meminta manajemen Bank Kalteng KCU Palangka Raya untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional mereka, khususnya dalam menangani layanan pencairan BLT Kartu Huma Betang. Mereka juga mengusulkan agar bank tersebut menambah jumlah unit ATM, meningkatkan kapasitas server untuk mengurangi bottleneck sistem, dan yang paling penting adalah melatih ulang seluruh staf bagian layanan pelanggan agar mampu memberikan respons yang cepat dan solusi yang konkret. Apabila perbaikan tidak dilakukan dalam waktu yang ditentukan, mahasiswa mengancam akan mengadakan aksi boikot yang lebih besar dan melibatkan berbagai organisasi civil society lainnya.

Mengingat pentingnya program BLT Kartu Huma Betang sebagai salah satu instrumen pemerataan kesejahteraan rakyat, maka tanggung jawab Bank Kalteng selaku institusi yang dipercaya mengelola program ini tidak boleh diabaikan begitu saja. Media massa dan masyarakat luas menunggu respons serius dari pihak bank, baik dalam bentuk pernyataan resmi maupun langkah konkret yang dapat diverifikasi hasilnya dalam waktu singkat. Obor Keadilan akan terus memantau perkembangan situasi ini dan memberikan liputan berkelanjutan hingga permasalahan benar-benar terselesaikan dengan memuaskan bagi seluruh pihak yang terlibat.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow