HEADLINE

Akhirnya Pemkot Palangka Raya Panggil Lima ASN Terlibat Kampanye

/

Redaksi / Rabu, 21 Maret 2018 / 20:33 WIB

Sebarkan:
Ket Gambar : Inspektur Kota Palangka Raya, Alman P Pakpahan diruang kerjanya.

Palangka Raya - Kalteng |oborkeadilan.com | Dengan cepat Pemerintah Kota Palangka Raya mengambil tindakan tegas dengan memanggil lima Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat yang dinyatakan terlibat dalam kampanye salah satu paslon peserta pilkada 2018 oleh Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Palangkar Raya, Kalimantan Tengah yang diberitakan oleh beberapa Media waktu lalu.

Melalui Inspektur Kota Palangka Raya, Alman P Pakpahan, mengatakan," Kita akan segera panggil mereka untuk dilakukan pemeriksaan guna mengetahui sejauh mana keterlibatannya dalam kampanye salah satu paslon," katanya, Rabu (21/3/18).

Pemkot disebutnya akan menerapkan sanksi tegas terhadap kelima ASN tersebut sesuai aturan yang ada.

"Namun sebelum itu, kita akan mempelajari berkas yang disampaikan Panwaslih terkait hasil pemeriksaan kelima ASN itu. Nanti hasilnya akan kita sinkronkan. Selanjutnya Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat akan dijadikan dasar Mapek untuk memutuskan sanksi," ungkap Alman.

Dia mengaku sangat menyayangkan ASN terlibat kampanye salah satu paslon peserta Pilkada di Kota Palangka Raya ini.

"Meskinya ASN waspada dan kejadian ini tidak perlu terjadi. Sebagai ASN mereka harus memahami aturan dan sadar posisinya. Tidak ada alasan tidak tahu aturan apalagi sudah ada edaran kemenpan, kemendagri termasuk instruksi wali kota terkait netralitas ASN dalam pilkada," tegasnya.

Sebelumnya Panwaslih Kota Palangka Raya menyatakan lima Aparatur Sipil Negara (ASN) di kota tersebut terbukti terlibat dalam pelaksanaan kampanye salah satu pasangan calon peserta pilkada.

"Pelanggaran yang dilaksanakan seperti berfoto bersama paslon di saat jam kerja dan menggunakan seragam ASN, mengacungkan tangan simbol paslon dan mengunggah di media sosial," kata Ketua Panwaslih Kota Endrawati.

Setidaknya delapan orang telah diperiksa dalam perkara tersebut dan lima di antaranya ialah ASN yang dinyatakan menenuhi unsur pelanggaran.

Namun Endra menolak untuk menyebutkan secara rinci nama-nama para ASN yang melanggar tersebut maupun dinas tempat mereka bekerja.

Dia pun berharap kejadian tersebut dapat ditindaklanjuti secara tegas sebagai bentuk pembelajaran terhadap ASN agar selalu menjaga netralitas dalam Pilkada. [ Tim ]

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab : Obor Panjaitan

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI