Xavi Bongkar Alasan Gagalnya Kepulangan Messi ke Barcelona: Joan Laporta Penolak Utama

Xavi Hernandez mengungkapkan bahwa Lionel Messi ingin kembali ke Barcelona pada 2023 dengan dukungan LaLiga, namun penolakan Joan Laporta mencegah rencana tersebut terwujud.

Mar 9, 2026 - 11:40
Mar 9, 2026 - 11:40
 0
Xavi Bongkar Alasan Gagalnya Kepulangan Messi ke Barcelona: Joan Laporta Penolak Utama

Obor Keadilan - Mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, telah membuka suara mengenai insiden yang hampir mengubah sejarah sepak bola modern. Dalam pernyataannya yang mengejutkan, Xavi mengungkapkan bahwa Lionel Messi sebenarnya menginginkan kembali ke Camp Nou pada tahun 2023, namun rencana tersebut kandas karena penolakan keras dari presiden Barcelona, Joan Laporta. Pengungkapan ini memberikan perspektif baru mengenai salah satu saga transfer paling dramatis dalam beberapa tahun terakhir, ketika Messi masih menjadi pemain Inter Miami di MLS. Xavi, yang memiliki kedekatan khusus dengan Messi sebagai mantan rekan setim, menyampaikan bahwa ada kesepakatan lanjutan antara pemain legendaris tersebut dengan otoritas Liga Spanyol atau LaLiga yang seharusnya memfasilitasi kepulangan megabintang Argentina itu.

Menurut Xavi, LaLiga telah memberikan persetujuan atau lampu hijau untuk kebijakan yang memungkinkan Messi kembali bermain di kompetisi Liga Spanyol. Namun, hambatan administratif dan keputusan kepemimpinan Barcelona menjadi penghalang utama yang menghalangi realisasi rencana tersebut. Xavi menjelaskan bahwa Laporta, selaku presiden klub, memiliki otoritas penuh untuk membuat keputusan strategis semacam ini, dan pada akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana pembawa pulang pemain yang telah membawa banyak trofi ke Barcelona tersebut. Keputusan Laporta ini dinilai oleh banyak pihak sebagai keputusan yang kontroversial, mengingat nilai simbolis dan sporting value yang dimiliki Messi bagi klub Catalan. Xavi menyatakan kedesakan emosional yang dirasakan ketika menyadari bahwa peluang emas untuk mempersatukan kembali si kembar Messi-Barcelona ternyata harus hilang.

Latar belakang keputusan Laporta untuk menolak kepulangan Messi masih menjadi spekulasi berbagai kalangan, meskipun Xavi berusaha memberikan konteks yang lebih jelas. Beberapa analis sepak bola menduga bahwa pertimbangan finansial menjadi faktor dominan, mengingat kondisi ekonomi Barcelona yang sedang mengalami kesulitan pada periode tersebut. Klub yang telah memberikan dukungan finansial besar selama bertahun-tahun kepada Messi mungkin merasa tidak mampu mengulang komitmen serupa. Selain itu, ada kemungkinan pertimbangan taktis dan strategis jangka panjang yang membuat Laporta memutuskan untuk fokus pada pembangun squad generasi baru daripada mengandalkan kembali pemain yang sudah berusia 36 tahun pada saat itu. Putusan ini kemudian menjadi titik balik yang membuat Messi memilih untuk melanjutkan karir di MLS bersama Inter Miami hingga akhirnya mengakhiri karir profesionalnya pada Juni 2024.

Pengungkapan Xavi ini memiliki implikasi besar bagi narasi sejarah Barcelona dan kisah kepemimpinan Laporta. Mantan pelatih tersebut secara tidak langsung mengkritik keputusan Laporta yang, menurut perspektifnya, telah menutup pintu terhadap kesempatan langka untuk memperbaiki hubungan dengan pemain paling ikonik dalam sejarah klub. Bagi sebagian penggemar Barcelona, pernyataan ini menambah rasa penyesalan yang telah lama tertanam akibat kepergian Messi pada 2021 silam. Sementara itu, bagi pendukung Laporta, keputusan tersebut mungkin dianggap sebagai langkah yang berani dan strategis untuk membangun masa depan klub yang berkelanjutan. Bagaimanapun, insiden ini telah menjadi bagian dari sejarah klub dan menjadi bahan diskusi yang akan terus dipertanyakan oleh komunitas sepak bola global, terutama dalam konteks bagaimana sebuah institusi olahraga mengelola hubungan dengan legenda-legenda mereka.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow