Utusan Polres Depok Beberkan Fakta Dasar, Dua Remaja Kena Dorr Polisi, Benar

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol KaryotoMedia Nasional Obor Keadilan | Kota Depok Jawa Barat,  Sabtu (16-08-2025),  Polres Depok, yang berada di bawah komando Polda Metro Jaya, akhirnya buka suara soal in...

Aug 15, 2025 - 21:26
Mar 3, 2026 - 11:25
 0
Utusan Polres Depok Beberkan Fakta Dasar, Dua Remaja Kena Dorr Polisi, Benar

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto
Media Nasional Obor Keadilan | Kota Depok Jawa Barat,  Sabtu (16-08-2025),  Polres Depok, yang berada di bawah komando Polda Metro Jaya, akhirnya buka suara soal insiden penembakan dua remaja di Depok. Melalui Humas Polres Depok, AKP Made Budi, kepolisian mengakui bahwa anggota patroli memang melepaskan tembakan hingga mengenai dua remaja. Fakta ini membongkar kasus serius yang sebelumnya terkesan ditutup-tutupi, dan menambah perhatian tajam terhadap Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto yang menaungi wilayah hukum Depok.

Kronologi Kejadian:

Sebelumnya telah tayang di Media Nasional Obor Keadilan pada hari Rabu lalu tgl 13/08-2025- dan pertama menyiarkan ini diantara seluruh Media yang ada di Indonesia. menurut keterangan saksi kunci berinisial MYSMD (15), peristiwa terjadi pada Jumat (9 Agustus 2025) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, ketika ia bersama dua rekannya berencana melihat lihat atau ikut tawuran lalu melintas dari arah Pasar Agung, Jalan Merdeka. Mereka mengaku dikejar aparat yang disebut sebagai “polisi presisi”. Ketegangan memuncak di tanjakan jalan Juanda majuan dikit dari pintu Tol Juanda menuju Margonda, ketika terdengar suara tembakan. ???????? https://www.oborkeadilan.com/2025/08/terkuak-penembakan-remaja-di-depok.html

Salah satu peluru menembus leher dan punggung korban dua korban, Meski terluka, ketiga remaja yang dibonceng saksi kunci masih berusaha melaju bahkan melawan arus di lampu merah Margonda menuju arah ITC Depok. Pelarian berakhir setelah mereka menabrak pembatas jalan. Saat ini, korban berusia 17 tahun itu sudah empat hari koma dan masih dirawat intensif di RS Polri. [ LOGIS KAH? ORANG TERKENA DOR DIBATANG LEHER MASIH DAPAT BERKENDARA JAUH? ]
Polres Menghubungi Redaksi

Pernyataan resmi bukan didapatkan lewat inisiatif wartawan, melainkan Humas Polres Depok yang menghubungi langsung redaksi Media Nasional Obor Keadilan. AKP Made Budi mengakui kebenaran insiden ini dan menegaskan bahwa anggota yang menembak sedang dalam pemeriksaan. Namun, ia juga meminta agar berita yang sudah naik ditarik (takedown). Permintaan ini menimbulkan tanda tanya besar karena berpotensi mengaburkan fakta dan melemahkan hak publik untuk tahu. Tentu saja ditolak oleh pihak Redaksi.

Sejalan dengan itu, Polda Metro Jaya baru saja menggelar sosialisasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) pada 15 Agustus 2025, dengan menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan informasi sebagai modal membangun kepercayaan publik 【DetikNews, 15/8/2025】. Konteks ini semakin menegaskan bahwa kasus penembakan remaja di Depok harus ditangani secara terang benderang, sesuai semangat keterbukaan yang digaungkan oleh institusi kepolisian sendiri. ???? Ini linknya; https://news.detik.com/berita/d-8063545/polda-metro-transparansi-dan-keterbukaan-informasi-bangun-kepercayaan-publik

Sikap Media & IPAR

Pemimpin Redaksi Media Nasional Obor Keadilan, Obor Panjaitan, menyatakan bahwa berita tersebut ditayangkan sebagai tanggung jawab publik sesuai amanat UU Pers No. 40 Tahun 1999.
“Kami terbuka untuk hak jawab resmi dari Polres Depok sesuai Pasal 5 UU Pers. Namun, men-takedown berita tanpa pengganti yang berimbang akan mengaburkan fakta. Kasus ini menyangkut nyawa remaja di bawah umur dan penggunaan senjata api oleh aparat negara,” tegasnya.
Ketua Umum Ikatan Pers Anti Rasuah (IPAR), yang juga Jurnalis Media ini bersama Korban luka ringan, saksi kunci yang mana saat hendak kabur dia yang mengendarai sepeda motor membonceng dua rekannya yang luka tembak dileher dan punggung 

Korban tertembak Polisi Depok masih kritis koma selama 5 hari, 

Sebagai Ketua Umum Ikatan Pers Anti Rasuah (IPAR), Obor Panjaitan menambahkan, apabila kasus ini tidak dituntaskan dengan transparan, pihaknya akan membawa persoalan ini ke Komisi III DPR RI, Komnas HAM, dan LPSK. “Generasi muda yang terlibat tawuran harus dibina dan ditindak sesuai hukum, bukan hampir dibunuh di jalan tanpa proses peradilan,” tandasnya. Catatan tambahan ada beberapa media lain menyiarkan berita ini tapi hanya membuat sepihak (informasinya hanya apa yang dibeberkan oleh Polisi, dampaknya terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi kacau balau gelap bertentangan dengan konstitusi Negara).

Kasus penembakan remaja Depok kini memasuki babak krusial. Publik menunggu langkah tegas Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto, agar kasus ini ditangani transparan. Kebenaran, keadilan, dan perlindungan anak harus ditegakkan, bukan sekadar menjaga citra institusi. (®)

"Penulis dan penanggung jawab hukum: Obor Panjaitan"

“Utusan Polres Beberkan Fakta, Polisi Patroli Tembak Dua Remaja Depok”



What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow