Shin Tae-yong Buka Suara soal Kesulitan Integrasi Skuad Asing Persija Menjelang Piala Presiden

Shin Tae-yong mengakui pemain asing Persija Jakarta belum menciptakan chemistry optimal karena keterbatasan waktu latihan bersama menjelang Piala Presiden 2026. Pelatih Korea Selatan itu optimis tantangan dapat diatasi melalui program persiapan intensif.

Jul 29, 2026 - 22:38
Jul 29, 2026 - 22:38
 0
Shin Tae-yong Buka Suara soal Kesulitan Integrasi Skuad Asing Persija Menjelang Piala Presiden

Obor Keadilan - Pelatih kepala Persija Jakarta, Shin Tae-yong, telah mengungkapkan tantangan signifikan yang dihadapi timnya dalam membangun kohesi tim, khususnya menyangkut para pemain asing yang baru bergabung dengan skuad juara bertahan Jakarta. Dalam pernyataannya kepada media, pelatih asal Korea Selatan tersebut mengakui bahwa pemain-pemain impor yang direkrut klub belum berhasil menciptakan sinergi yang optimal di lapangan. Problematika ini, menurut Shin, menjadi salah satu fokus utama yang perlu ditangani dengan serius mengingat Piala Presiden 2026 akan segera dimulai dan tenggat waktu persiapan sudah semakin menipis. Dengan komposisi pemain yang beragam, menciptakan understanding yang baik antar lini menjadi kunci kesuksesan Persija dalam kompetisi bergengsi tingkat nasional tersebut.

Akar masalah yang menjadi hambatan pembangunan chemistry tersebut terletak pada keterbatasan waktu latihan bersama yang dialami oleh Persija Jakarta. Shin Tae-yong menjelaskan bahwa durasi persiapan bersama yang singkat menyebabkan pemain-pemain asing belum sepenuhnya memahami pola permainan dan filosofi taktis yang diterapkan oleh manajemen teknis Persija. Kendala ini tentu saja bukan halangan yang tidak dapat diatasi, namun memerlukan kerja keras ekstra dari setiap individu dalam tim untuk mempercepat proses adaptasi. Pelatih berpengalaman internasional ini menekankan bahwa walau tantangan besar, determinasi dan dedikasi tim akan menjadi fondasi untuk mengatasi kekurangan tersebut dalam waktu yang tersedia sebelum kompetisi dimulai.

Untuk mengatasi problematika ketiadaan chemistry ini, Shin Tae-yong dan staffnya telah merancang program pelatihan intensif yang dirancang khusus untuk memperkuat bonding antar pemain sekaligus meningkatkan pemahaman mereka terhadap sistem permainan Persija. Program tersebut mencakup sesi latihan tambahan dengan fokus pada koordinasi antar lini, pemahaman posisi, dan komunikasi efektif di lapangan hijau. Selain itu, klub juga mengalokasikan waktu khusus untuk aktivitas off-field yang bertujuan mendekatkan hubungan personal antar pemain, baik yang berstatus lokal maupun pemain asing. Pendekatan holistik ini diharapkan dapat mempercepat pembentukan tim yang solid dan siap menghadapi tekanan pertandingan resmi.

Pandangan Shin Tae-yong tentang situasi ini mencerminkan realisme yang matang dari seorang pelatih berpengalaman yang memahami dinamika kompleks dalam membangun tim berkualitas tinggi. Meski mengakui kelemahan dalam hal chemistry, ia tetap optimis bahwa dengan program persiapan yang tepat, kedisiplinan, dan kerja sama solid semua pihak, Persija mampu menghadirkan performa terbaik ketika Piala Presiden 2026 tiba. Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan emas bagi klub ibu kota untuk membuktikan konsistensi sebagai juara bertahan dan merebut trofi kembali, sambil terus membangun fondasi yang kuat untuk prestasi jangka panjang.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow