Polri Terapkan Sistem One Way Nasional untuk Lancarkan Arus Balik Pemudik Lebaran, Berikut Panduan Lengkapnya

Korps Lalu Lintas Polri memberlakukan sistem one way nasional untuk mengatur arus balik pemudik Lebaran mulai 24 Maret. Kakorlantas menerbitkan berbagai imbauan penting untuk keselamatan berkendara di jalan raya selama periode mudik.

Mar 24, 2026 - 20:20
Mar 24, 2026 - 20:20
 0
Polri Terapkan Sistem One Way Nasional untuk Lancarkan Arus Balik Pemudik Lebaran, Berikut Panduan Lengkapnya

Obor Keadilan - Korps Lalu Lintas Polri telah mengambil langkah strategis dengan memberlakukan rekayasa lalu lintas one way nasional khusus untuk mengatur arus balik pemudik pada musim Lebaran tahun ini. Kebijakan ini resmi dimulai sejak hari Selasa tanggal 24 Maret dan diterapkan pada ruas jalan tol yang menjadi jalur utama pergerakan kendaraan dari berbagai daerah menuju Jakarta dan sekitarnya. Implementasi sistem one way ini mencakup area sepanjang KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70, yang merupakan salah satu ruas dengan volume lalu lintas tertinggi selama periode mudik Lebaran. Kakorlantas selaku pimpinan tertinggi dalam bidang lalu lintas polisi telah mengeluarkan berbagai imbauan kepada seluruh pemudik agar dapat mematuhi regulasi yang berlaku dan memprioritaskan keselamatan berkendara di jalan raya.

Rekayasa one way nasional ini dirancang dengan cermat untuk memaksimalkan kapasitas jalan dan mengurangi kemacetan yang biasanya terjadi pada periode arus balik. Sistem pemberlakuan one way berarti bahwa lalu lintas pada ruas jalan tertentu akan dialihkan sepenuhnya ke satu arah untuk memastikan kelancaran pergerakan kendaraan secara maksimal. Polri telah melakukan perhitungan mendalam terhadap volume kendaraan yang diproyeksikan akan melintas, dengan mempertimbangkan pola mobilitas masyarakat selama Lebaran. Dalam konteks ini, pihak kepolisian telah menerapkan standar operasional prosedur yang ketat untuk memastikan transisi dari sistem lalu lintas normal ke sistem one way dapat berlangsung dengan mulus tanpa menimbulkan chaos atau kebingungan di kalangan pengguna jalan.

Kakorlantas Polri telah mengeluarkan sejumlah imbauan penting yang wajib diperhatikan oleh setiap pemudik yang akan melewati ruas-ruas jalan yang menerapkan sistem one way ini. Pertama, seluruh pengguna jalan harus memastikan kendaraan mereka dalam kondisi layak jalan sebelum memulai perjalanan mudik, mengingat perjalanan akan memakan waktu yang lebih lama dari biasanya dengan sistem rekayasa lalu lintas ini. Kedua, pemudik diminta untuk meninggalkan lokasi rumah mereka pada jam-jam yang tidak terlalu ramai, terutama menghindari puncak arus mudik yaitu pada hari-hari sebelum Lebaran. Ketiga, disarankan untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan dari petugas lapangan yang akan diterjunkan di berbagai titik kritis. Keempat, pengemudi diharapkan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara dengan tidak mengebut, menghindari pengemudi di bawah pengaruh kelelahan, dan selalu menggunakan sabuk pengaman.

Polri telah mempersiapkan strategi komprehensif untuk mendampingi pelaksanaan sistem one way ini dengan menyiapkan personil lalu lintas yang cukup di lapangan. Tim satlantas akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis untuk memantau kelancaran arus lalu lintas, memberikan bantuan kepada kendaraan yang mengalami gangguan, dan terutama untuk menjaga keamanan serta ketertiban di ruas jalan. Diharapkan dengan penerapan kebijakan ini, perjalanan mudik dan arus balik Lebaran dapat berjalan lebih lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Masyarakat diminta untuk proaktif mengikuti informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas melalui media resmi Polri dan portal-portal berita terpercaya agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih efisien. Komitmen Polri adalah memastikan bahwa setiap pemudik dapat sampai ke tujuannya dengan selamat dan tepat waktu.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow