Kajari Purwakarta Tolak Tegas Keterlibatan Dalam Skandal Korupsi Program MBG yang Marak Viral

Kajari Purwakarta, Apsari Dewi, membantah keras nama dan reputasinya dikaitkan dengan kasus korupsi Program MBG yang viral di media sosial. Beliau menegaskan tidak memiliki keterlibatan apapun dalam proyek tersebut dan meminta verifikasi data yang lebih akurat sebelum informasi disebarkan.

Jun 10, 2026 - 22:07
Jun 10, 2026 - 22:07
 0
Kajari Purwakarta Tolak Tegas Keterlibatan Dalam Skandal Korupsi Program MBG yang Marak Viral

Obor Keadilan - Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta, Apsari Dewi, memberikan klarifikasi tegas dan resmi untuk membantah seluruh rumor yang mengaitkan namanya dengan kasus korupsi Program Mitra Bisnis Guna Bangkit (MBG) yang tengah menjadi sorotan publik. Bantahan ini disampaikan setelah beredar daftar 20 nama yang diduga terlibat dalam praktik korupsi yang merugikan negara, namun menurut Kajari Purwakarta, informasi tersebut sangat tidak akurat dan tidak memiliki dasar faktual yang kuat. Apsari Dewi menegaskan dengan penuh keyakinan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki kaitan apapun dengan proyek MBG yang menjadi pusat kontroversi ini, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Menurut keterangan yang disampaikan Kajari Purwakarta dalam pernyataan resminya, pencantuman namanya dalam daftar tersebut merupakan sebuah kesalahan administrasi yang dapat merugikan reputasi dan kehormatan dirinya sebagai pejabat penegak hukum. Beliau menjelaskan bahwa selama menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta, tidak pernah ada keterlibatan atau pelibatan pihaknya dalam setiap tahapan proyek MBG, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan. Apsari Dewi menekankan pentingnya verifikasi data yang akurat sebelum informasi tersebut disebarkan ke publik, karena hal demikian dapat menciptakan persepsi salah dan menggoyahkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan yang telah dipimpinnya.

Kasus korupsi Program MBG sendiri telah mengundang perhatian media massa nasional dan menjadi pembicaraan hangat di berbagai platform media sosial. Daftar 20 nama yang viral tersebut menyebabkan berbagai kalangan mulai dari birokrat, pengusaha, hingga pejabat publik lainnya menjadi sorotan mata publik. Namun, Kajari Purwakarta mengklaim bahwa verifikasi terhadap daftar tersebut belum dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif. Beliau menyerukan kepada semua pihak yang merasa dirugikan atas pencantuman nama mereka dalam daftar tersebut untuk segera melakukan klarifikasi dan upaya hukum yang diperlukan guna membersihkan nama baik mereka di mata publik dan sistem peradilan.

Apsari Dewi berkomitmen penuh untuk terus melaksanakan tugasnya sebagai pemimpin Kejaksaan Negeri Purwakarta dengan integritas tinggi dan profesionalisme maksimal. Beliau menegaskan bahwa institusi kejaksaan di bawah kepemimpinannya akan terus berdedikasi untuk pemberantasan korupsi dan penegakan hukum yang adil bagi seluruh masyarakat. Kajari Purwakarta juga mengimbau media massa dan masyarakat luas untuk bersikap bijak dalam mengkonsumsi informasi yang beredar, terutama informasi yang belum terverifikasi dengan jelas. Melalui pernyataan ini, Apsari Dewi berharap dapat mengakhiri spekulasi negatif dan memulihkan kepercayaan publik terhadap integritas dirinya sebagai pejabat penegak hukum yang bertanggung jawab.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow