Insiden Kekerasan Mengoyak Pertandingan Persipura-Adhyaksa: Puluhan Petugas Keamanan Jadi Sasaran Amukan Suporter

Kerusuhan brutal menandai berakhirnya laga Persipura Jayapura versus Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe. Sepuluh petugas keamanan terluka, puluhan kendaraan rusak, dan 14 orang ditangkap dalam insiden yang mengkhawatirkan ini.

May 9, 2026 - 15:43
May 9, 2026 - 15:43
 0
Insiden Kekerasan Mengoyak Pertandingan Persipura-Adhyaksa: Puluhan Petugas Keamanan Jadi Sasaran Amukan Suporter

Obor Keadilan - Pertandingan sepak bola antara Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC yang dihelat di Stadion Lukas Enembe, Kota Jayapura, berakhir dengan tragedi kekerasan yang melibatkan massa suporter kedua belah pihak. Insiden yang terjadi setelah laga berakhir ini menyebabkan tidak kurang dari sepuluh anggota kepolisian mengalami luka-luka. Selain itu, puluhan unit kendaraan operasional milik aparat keamanan turut menjadi objek perusakan oleh para pelaku amukan. Sebagai hasil dari penanganan situasi yang kelam tersebut, sebanyak empat belas orang telah berhasil diamankan oleh pihak Kepolisian Daerah Papua untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Menurut keterangan dari pihak kepolisian yang berhasil dijaring, kerusuhan yang terjadi diawali dari ketegangan suasana yang memuncak ketika pertandingan memasuki tahap akhir. Berbagai insiden minor terjadi di kawasan penonton, mulai dari pertukaran kata-kata kasar hingga saling dorong antar pendukung klub yang berbeda. Situasi ini terus memanas hingga aparat keamanan yang berjaga di lokasi mencoba melakukan tindakan penjagaan dan pemisahan antara kelompok suporter untuk mencegah eskalasi lebih lanjut. Akan tetapi, upaya tersebut justru dipandang sebagai sikap memihak oleh salah satu pihak, sehingga memicu ledakan amarah kolektif yang tidak terkontrol dengan cepat.

Dalam momen kritis ketika situasi mulai tidak dapat dikuasai, ribuan suporter yang bersemangat tinggi memulai berbagai bentuk kekerasan fisik terhadap personel kepolisian yang berada di lapangan. Kerusuhan mencakup pengrusakan rambu-rambu pengaman, pelemparkan benda-benda keras, dan aksi pembakaran yang berhasil menghancurkan sejumlah sarana penunjang keamanan. Kondisi kaotik ini memaksa tim manajemen stadion untuk mengambil keputusan mengevakuasi para pemain dari lapangan dengan segera demi keselamatan mereka. Tim medis stadion juga bergerak cepat memberikan pertolongan pertama kepada puluhan korban luka ringan hingga sedang, baik dari kalangan petugas keamanan maupun penggemar yang tertimpa situasi chaos tersebut.

Pihak Kepolisian Daerah Papua telah menyatakan komitmen untuk melakukan investigasi mendalam terhadap seluruh rangkaian peristiwa kekerasan tersebut dengan melibatkan berbagai unit penyidikan. Keempat belas tersangka yang telah dikurung akan diperiksa secara intensif untuk mengungkap siapa dalang dan koordinator di balik kerusuhan yang memalukan tersebut. Sebagai bentuk evaluasi lebih lanjut, manajemen Stadion Lukas Enembe dan Federasi Sepak Bola Indonesia akan menggelar rapat koordinasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penonton dalam pertandingan-pertandingan mendatang. Insiden pahit ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa olahraga seharusnya menjadi sarana persatuan, bukan pemicu perpecahan dan kekerasan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow