Indonesia Perkuat Posisi Transisi Energi Berkelanjutan Sambil Jaga Kesejahteraan Pekerja di Panggung Global

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menegaskan komitmen Indonesia dalam melaksanakan transisi energi yang melindungi lingkungan sekaligus menjamin kesejahteraan pekerja di hadapan forum internasional GETES 2026 di London.

Jun 27, 2026 - 08:57
Jun 27, 2026 - 08:57
 0
Indonesia Perkuat Posisi Transisi Energi Berkelanjutan Sambil Jaga Kesejahteraan Pekerja di Panggung Global

Obor Keadilan - Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat membawa pesan tegas mengenai komitmen Indonesia dalam melaksanakan transisi energi yang bertanggung jawab kepada komunitas internasional. Dalam kesempatan menghadiri Forum GETES 2026 yang diselenggarakan di London, Inggris, Jumhur menekankan bahwa upaya Indonesia untuk beralih dari energi fosil tidak akan mengorbankan keberlanjutan lingkungan maupun perlindungan hak-hak pekerja. Pernyataan ini disampaikan di tengat meningkatnya tekanan global terhadap negara-negara berkembang untuk mempercepat dekarbonisasi ekonomi mereka. Komitmen Indonesia ini mencerminkan kesadaran bahwa transisi energi bukan sekadar isu lingkungan, tetapi juga persoalan keadilan sosial yang kompleks dan memerlukan pendekatan holistik.

Menteri Jumhur menjelaskan bahwa strategi transisi energi Indonesia dirancang dengan mempertimbangkan ekosistem sosial-ekonomi yang kompleks. Ribuan pekerja di sektor pertambangan, pembangkit listrik berbasis batubara, dan industri terkait lainnya merupakan bagian integral dari ekonomi nasional yang tidak dapat begitu saja ditinggalkan. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia secara simultan mengembangkan program pelatihan keterampilan, diversifikasi lapangan kerja, dan jaminan sosial bagi pekerja yang terpengaruh oleh peralihan industri energi. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip-prinsip keadilan transisi yang telah diakui oleh berbagai organisasi internasional sebagai fondasi essential dalam transformasi energi global yang berkelanjutan dan inklusif.

Di forum internasional tersebut, Jumhur juga menampilkan data konkret mengenai progress Indonesia dalam mengembangkan energi terbarukan. Dalam lima tahun terakhir, kapasitas pembangkit listrik dari sumber terbarukan seperti panel surya, turbin angin, dan energi panas bumi telah mengalami peningkatan signifikan. Target ambisius Indonesia adalah mencapai 23 persen bauran energi terbarukan pada tahun 2025 dan terus meningkatkan porsi tersebut di tahun-tahun berikutnya. Namun, Menteri Jumhur menegaskan bahwa pencapaian target ini harus disertai dengan upaya maksimal melindungi keanekaragaman hayati Indonesia yang merupakan salah satu yang terkaya di dunia. Investasi dalam teknologi ramah lingkungan, penelitian dan pengembangan energi bersih, serta penegakan regulasi lingkungan menjadi pilar utama dalam strategi nasional.

Respons positif dari peserta forum internasional menunjukkan bahwa pendekatan seimbang Indonesia mulai mendapat apresiasi. Berbagai negara maju mengakui bahwa transisi energi yang gagal mempertimbangkan dimensi sosial justru akan menciptakan krisis kemanusiaan yang lebih besar. Dengan demikian, pengalaman dan kebijakan Indonesia dapat menjadi model pembelajaran bagi negara-negara lain yang menghadapi tantaan serupa. Jumhur mengajak semua stakeholder, baik dari kalangan industri, akademis, masyarakat sipil, maupun pekerja, untuk bersama-sama membangun masa depan energi yang tidak hanya bersih tetapi juga adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow