Dedi Mulyadi Minta Pertanggungjawaban Bupati Purwakarta Soal Lagu Kontroversial: Ini Bukan Sekadar Hiburan

Dedi Mulyadi mendesak Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein untuk bertanggung jawab atas lagu berbahasa Sunda kontroversial yang telah memicu kritik publik luas. Mantan Gubernur Jawa Barat ini menilai bahwa perilaku tersebut mencerminkan prioritas yang keliru bagi seorang pemimpin daerah.

Jul 5, 2026 - 22:24
Jul 5, 2026 - 22:24
 0
Dedi Mulyadi Minta Pertanggungjawaban Bupati Purwakarta Soal Lagu Kontroversial: Ini Bukan Sekadar Hiburan

Obor Keadilan - Politikus senior Partai Golkar, Dedi Mulyadi, kembali angkat suara terkait kontroversi lagu berbahasa Sunda yang diluncurkan oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang dikenal sebagai Om Zein. Dedi Mulyadi secara tegas mendesak pimpinan daerah tersebut untuk bertanggung jawab atas karya musik yang berjudul 'Lalaki Langit, Lalanang Bejad' yang telah memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan masyarakat. Mantan Gubernur Jawa Barat ini menilai bahwa apa yang dilakukan Om Zein melampaui batas kesopanan dan meragukan kualitas kepemimpinan yang seharusnya ditampilkan oleh seorang kepala daerah. Dalam pandangan Dedi Mulyadi, langkah tersebut mencerminkan prioritas yang keliru dari seorang pemimpin publik yang seharusnya fokus pada kesejahteraan rakyat.

Mencuatnya kritik publik terhadap lagu karya Om Zein menunjukkan bahwa masyarakat Purwakarta dan sekitarnya memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap perilaku dan integritas para pejabat publik. Konten dari lagu tersebut dianggap oleh sejumlah pengamat sebagai tidak sesuai dengan standar etika yang diharapkan dari seorang pemimpin daerah. Berbagai pihak turut mengkritisi keputusan Bupati Purwakarta untuk mempublikasikan karya musik tersebut di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat lokal. Kritik ini mencerminkan kekhawatiran bahwa energi dan sumber daya kepemimpinan lebih dialokasikan untuk kepentingan personal daripada pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.

Dedi Mulyadi, yang memiliki pengalaman panjang dalam administrasi publik, memandang bahwa integritas seorang pemimpin adalah aset yang paling berharga. Menurutnya, perilaku yang dinilai kontroversial tersebut dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan daerah secara umum. Ia menekankan bahwa seorang kepala daerah memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga martabat jabatan yang diembannya dan menjadi teladan bagi seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat. Dengan demikian, pertanyaan yang diajukan Dedi Mulyadi pada dasarnya adalah tentang akuntabilitas dan apakah Om Zein memiliki kesadaran penuh terhadap dampak negatif dari keputusan yang telah diambilnya tersebut.

Merespons isu ini, penting bagi Bupati Purwakarta untuk memberikan penjelasan yang transparan dan komprehensif kepada publik mengenai latar belakang dan tujuan dari peluncuran lagu tersebut. Pemerintah daerah Purwakarta diharapkan dapat menunjukkan komitmen nyata terhadap nilai-nilai tata kelola pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab. Sementara itu, masyarakat sipil dan lembaga pengawas juga perlu terus memantau setiap tindakan pejabat publik demi menjaga kualitas demokrasi dan akuntabilitas di tingkat lokal. Kontroversi ini menjadi pelajaran berharga bahwa kepemimpinan yang baik bukan hanya diukur dari kebijakan formal, tetapi juga dari integritas pribadi dan pertimbangan etika dalam setiap keputusan yang diambil.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow