Akademisi Geologi ITB Desak Pemerintah Percepat Transformasi Energi Nasional Melalui Migas dan Nikel
IAGL ITB mendesak pemerintah untuk mempercepat produksi migas dan membangun ekosistem industri baterai nikel sebagai strategi penguatan energi nasional dan daya saing ekonomi global.
Obor Keadilan - Ikatan Alumni Geologi Institut Teknologi Bandung (IAGL ITB) telah mengeluarkan rekomendasi strategis kepada pemerintah untuk meningkatkan fokus pada sektor pertambangan dan energi sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional. Organisasi yang beranggotakan para profesional dan akademisi di bidang geologi ini menekankan pentingnya akselerasi produksi minyak dan gas bumi, sekaligus mengembangkan ekosistem industri baterai nikel yang komprehensif. Langkah ini dianggap sebagai upaya konkret untuk memastikan Indonesia tidak tertinggal dalam transformasi energi global, khususnya mengingat meningkatnya permintaan pasar internasional terhadap sumber daya mineral dan energi berkelanjutan.
Menurut perspektif IAGL ITB, strategi diversifikasi sumber energi yang melibatkan tiga pilar utama—minyak dan gas, batubara, dan nikel—merupakan pendekatan yang seimbang dan realistis mengingat kondisi geografis dan kapasitas sumber daya alam Indonesia. Organisasi ini memandang bahwa investasi berkelanjutan dalam eksplorasi dan produksi migas akan tetap menjadi kontributor signifikan dalam revenue negara, sekaligus memberikan waktu transisi yang wajar bagi seluruh ekosistem industri energi Indonesia. Tidak hanya itu, para ahli geologi tersebut juga menekankan bahwa batubara, meskipun semakin dikritik di tingkat internasional, masih memiliki peran penting sebagai energi baseload di era transisi menuju energi terbarukan yang lebih matang dan terintegrasi dengan sempurna.
What's Your Reaction?