HEADLINE

Sertifikat Prona, Di Duga Warga Di Mintai Rp 2,5Juta Oleh Oknum Kades Tanjung Sari 2, Wartono

/

Redaksi / Rabu, 19 Desember 2018 / 13:36 WIB

Sebarkan:


Ket Foto :  Sertifikat Prona, Di Duga Warga Di Mintai Rp  2,5Juta  Oleh Oknum Kades  Tanjung  Sari 2, Wartono

Media Nasional Obor Keadilan l Sumatera Selatan Ogan Komering Ilir (OKI) beberapa Masarakat Desa Tanjung Sari 2 Kecamatan Lempuing Jaya kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)  Sumatera Selatan Mengelukan dan merasa dirugikan Oleh Oknum kepala Desa setempat yang mana pembuatan sertifikat Program PTSL perona di kenakan biaya mencapai Rp 2500,000 (dua juta lima ratus ribu rupiah)per buku.

Seperti yang di tuturkan Kasren (60 ) warga Masyarakat setempat ",saya sudah bayar Dua juta lima ratus ribu rupiah untuk pembuatan satu buku sertifikat perona ", tapi terus terang saya bingung ada yang mengatakan kepada saya bahwa setipikat Prona ini program dari perintah Geratis  tetapi kenapa saya di kenakan biaya sebesar ini , tutur Kasren dengan nada kecewa.

Masi di katakan Kasren, ini gila-gilaan kalau memang benar sertifikat ini progam pemerintah Geratis tetapi kenapa saya dikenakan dana sebesar ini , " ini sudah termasuk Pungli " kata kasren kepada  Media .(19/12/2018).

Masi di terangkan Kasren , saya sangat kecewa atas kepemimpinan kepala Desa di sini seharusnya selaku kepala Desa dia bisa meringankan beban Masarakat kecil seperti saya ini.

Ini malah sebaliknya dengan ada nya program PTSL prona gratis dari pemerintah ini di duga dijadikan ajang untuk memeras kami Masarakat kecil seperti ini , terang Kasren

Progam Sertifikat Prona di Desa tanjung Sari Dua ini di tahun 2015 , saya berharap kepada penegak hukum atau pihak-pihak yang berkopeten untuk mengusut tuntas permasalahan dugaan pemerasan dan pungli sertifikat prona di Desa tanjung sari dua ini , harap Kasren.


Ditempat terpisah Ana (37) juga waga setempat Mengelukan hal yang sama tentang pembuatan setipikat Prona , saya di kenakan uang Rp 2000,000, Dua juta rupiah untuk pembuatan satu buku sertifikat prona ini ,terang ana (19/12/2018)

Masi di kata ana , saya sanggup bersaksi di sidang pengadilan bawa saya di kenakan dana dua juta rupiah untuk pembuatan satu buku sertifikat prona ini, terang ana.

Hal senada juga di sampaikan Warman (41) juga Masarakat Desa tanjung Sari Dua , sangat kecewa atas kepemimpinan kepala desa setempat ,

"Saya juga di kenakan dana Rp 2000,000 (dua juta rupiah) untuk pembuatan Satu sertifikat pekarangan program prona ini"

Dan demikian juga saudara saya Poniman membuat empat buku sertifikat prona ini di kenakan dana Rp 8000,000 (delapan juta rupiah) , kata Warman

Masi di tambakan Warman , kalau pembuatan sertifikat prona ini di kenakan dana 200per buku Masi wajar-wajar saja , tapi ini kami di kenakan 2000,000 juta sampai dua juta lima ratus ribu rupiah ini sudah jadi ajang pungli , terang Warman.

Di tempat terpisah sala satu Lembaga bantuan Hukum (LBH) yang tidak mau di publikasikan namanya, dia mengatakan siap mendampingi Masarakat Desa Tanjung Sari Dua dalam mengusut tuntas permasalahan dugaan pungli bembuatan sertifikat perona di Desa setempat.

Ditempat terpisah Wartono kepala Desa Tanjung Sari 2 Kecamatan Lempuing Jaya kabupaten Ogan Komering Ilir provinsi Sumatra Selatan , saat di konfirmasi  Media di salah satu rumah warga desa setempat.

Hal yang mengejutkan , Wartono Memberikan keterangan berbeda dengan keterangan Masarakat setempat ,  dia mengatakan semenjak menjabat kepala Desa di desa setempat sejak tahun 2014 sampai saat ini  mendapat program PTSL prona dari pemerintah, terang Wartono kepala desa setempat. (Ersan/Taufik)
Editor  : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan



Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI