HEADLINE

Mengenaskan Harimau Terkam seorang wanita Buruh Perkebunan sawit hingga Tewas

/

Redaksi / Sabtu, 06 Januari 2018 / 01:00 WIB

Sebarkan:
Tampak Perempuan Tewas DiTekam Harimau Kaki sebelah Kanan Habis Dimakan Harimau, Sedang Kerja Di Perkebun Sawit


Kab.Idaragihilir- Riau | Media Nasional Obor Keadilan | Sungguh naas Peristiwa yang menimpa seorang wanita yang bekerja sebagai buruh di PT. THIP. Ia tewas mengenaskan,  Seorang perempuan yang bekerja di PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP. Red) yang sebelumnya disebut bernama PT. Multigambut Industri (MGI) itu diterkam oleh harimau.


Nara sumber pada media ini, mengatakan, sabtu (6/1-2018), bahwa peristiwa naas tersebut terjadi di area Eboni Estate Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran kab. Inhil riau, korban bernama Jumiati. Korban pada saat kejadian dikabarkan tengah bekerja menyemprot. Tiba-tiba tanpa disadari harimau menyerangnya. Saat kejadian, korban dikabarkan bersama tiga orang karyawan. Melihat kedatangan binantang buas tersebut, dua karyawan lainnya berhasil lari dan memanjat pohon. Sedangkan korban yang seorang wanita tidak dapat menghindar dan akhirnya tewas dengan kondisi tragis. Bahagian lutut sebelah kanan korban habis dimakan harimau hingga terlihat tulang paha dan lututnya. Bahagian kepala bagian belakang hingga keleherpun robek.


Saat itu masih terdapat 2 orang Karyawan PT.THIP yang berada di TKP yang menyelamatkan diri dengan cara memanjat pohon, menunggu pertolongan dari pihak kepolisian datang.


Dikatakan Kapolsek Pelangiran Iptu Muhammad Rafi, saat ini personilnya sedang menuju TKP, dimana jarak dengan Mapolsek ke Pelangiran 3 sampai dengan 4 jam perjalanan. 03/01/18


Hingga berita ini dilansir belum ada keterangan resmi dari Polres Inhil. hingga kini terus mencoba konfirmasi pihak Polres Inhil. (M. Panjaitan) 

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI