Tragedi Pantai Semeti: Satu Wisatawan Tewas Setelah Jatuh dari Tebing saat Mengejar Momen Selfie

Satu wisatawan meninggal dunia setelah jatuh dari tebing Pantai Semeti, Lombok Tengah, saat mencoba mengambil foto selfie. Tim SAR berhasil mengevakuasi empat korban, namun satu diantaranya tidak berhasil diselamatkan.

Aug 2, 2026 - 16:53
Aug 2, 2026 - 16:53
 0
Tragedi Pantai Semeti: Satu Wisatawan Tewas Setelah Jatuh dari Tebing saat Mengejar Momen Selfie

Obor Keadilan - Sebuah insiden tragis kembali mengingatkan masyarakat tentang bahaya perilaku tidak aman dalam mencari konten media sosial. Tim Satuan Penyelamat (SAR) gabungan telah berhasil mengevakuasi empat orang wisatawan yang mengalami kecelakaan jatuh dari tebing di kawasan Pantai Semeti, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tragisnya, dari keempat korban tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka. Insiden yang terjadi pada sore hari ini menunjukkan bahwa keselamatan pengunjung pantai masih menjadi permasalahan serius yang memerlukan perhatian khusus dari berbagai pihak terkait, mulai dari pengelola kawasan wisata hingga pemerintah daerah setempat.

Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan, keempat wisatawan tersebut diduga sedang berusaha mengambil foto swafoto atau selfie di tepi tebing untuk keperluan konten media sosial mereka. Dalam upaya mendapatkan sudut pandang yang sempurna dan dramatis, mereka tidak menyadari posisi mereka yang sangat dekat dengan jurang curam. Kondisi permukaan tebing yang licin akibat semprotan air laut dan vegetasi yang tumbuh di sekitarnya mungkin telah mempersulit mereka mempertahankan keseimbangan. Dalam hitungan detik, keempat orang tersebut terpeleset dan jatuh ke bawah tebing dengan ketinggian yang cukup signifikan. Kesaksian dari pengunjung lain yang berada di lokasi menunjukkan bahwa peristiwa ini berlangsung dengan sangat cepat, memberikan waktu yang sangat terbatas bagi siapa pun untuk memberikan pertolongan langsung.

Proses evakuasi yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan, yang melibatkan anggota dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah dan Basarnas, berlangsung cukup intensif mengingat medan yang sulit dan kondisi cuaca yang tidak ideal pada saat itu. Para penyelamat harus turun ke lokasi yang cukup dalam dan berbahaya dengan menggunakan peralatan khusus untuk mencapai para korban. Satu korban ditemukan dalam keadaan tidak responsif dan menunjukkan tanda-tanda vital yang sangat lemah. Meskipun Tim SAR dan tenaga medis yang turut hadir berusaha memberikan pertolongan pertama dengan serius, korban tersebut tidak berhasil diselamatkan dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Ketiga korban lainnya berhasil dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih lanjut dan komprehensif.

Insiden ini sekali lagi menjadi cerminan dari fenomena global mengenai risiko yang timbul akibat ketergantungan berlebihan terhadap media sosial dan dorongan untuk menciptakan konten yang mengesankan. Pantai Semeti, yang sebelumnya sudah dikenal sebagai kawasan wisata dengan keindahan alam yang menakjubkan, kini harus menghadapi tantangan dalam hal manajemen keselamatan pengunjung. Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan pengelola kawasan wisata perlu segera mengambil langkah-langkah preventif yang lebih konkret, seperti pemasangan rambu peringatan yang lebih jelas, pembangunan pagar pengaman di titik-titik kritis, serta kampanye edukasi tentang pentingnya keselamatan diri saat berwisata. Keluarga korban telah diberitahu tentang insiden tersebut, dan proses pemeriksaan lanjutan sedang dilakukan oleh pihak berwenang untuk menentukan kronologi lengkap kejadian ini.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow