Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Momentum Emas Pemulihan Ekonomi UMKM Indonesia

Menteri UMKM Maman Abdurrahman melihat Piala Dunia 2026 sebagai momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM di seluruh daerah Indonesia melalui kegiatan nonton bareng dan aktivitas ekonomi lokal.

Jul 20, 2026 - 09:30
Jul 20, 2026 - 09:30
 0
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Momentum Emas Pemulihan Ekonomi UMKM Indonesia

Obor Keadilan - Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman melihat peluang besar dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah. Dalam wawancara eksklusif, Maman mengungkapkan bahwa momentum global olahraga terbesar ini dapat menjadi katalis pemulihan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang masih dalam proses pemulihan pasca pandemi. Menurutnya, kegiatan nonton bersama (nobar) yang akan tersebar di berbagai wilayah Indonesia bukan sekadar hiburan semata, tetapi merupakan peluang ekonomi yang signifikan untuk menggerakkan roda perekonomian lokal dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan UMKM setempat.

Sejak ditetapkan sebagai salah satu tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko, Piala Dunia 2026 telah menjadi sorotan pemerintah Indonesia untuk dimanfaatkan secara maksimal bagi kemajuan ekonomi nasional. Maman menekankan bahwa penyelenggaraan event ini akan membuka peluang bagi UMKM untuk menjual produk dan layanan mereka kepada jutaan penonton baik lokal maupun pengunjung internasional. Dengan dukungan pemerintah dan koordinasi yang tepat, pelaku usaha kecil dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperluas jaringan bisnis, meningkatkan penjualan, dan mengembangkan kapasitas produksi mereka. Strategi ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memberdayakan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di setiap daerah.

Minister Maman juga menyoroti pentingnya persiapan matang untuk memaksimalkan manfaat ekonomi dari Piala Dunia 2026. Beliau mengajak seluruh stakeholder termasuk pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan komunitas lokal untuk bersama-sama merencanakan strategi pemanfaatan momentum ini. Dari sisi infrastruktur, persiapan stadion dan fasilitas pendukung akan menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan bisnis di sektor konstruksi, perhotelan, dan pariwisata. Selain itu, Maman menekankan pentingnya pelatihan dan pemberdayaan UMKM agar siap menghadapi kompetisi pasar global, termasuk meningkatkan kualitas produk dan layanan agar dapat bersaing dengan standar internasional.

Dalam pandangannya yang visioner, Maman percaya bahwa Piala Dunia 2026 dapat menjadi titik balik bagi ekonomi daerah-daerah di Indonesia. Kegiatan nonton bareng yang akan diselenggarakan di berbagai lokasi strategis akan menciptakan ekosistem bisnis yang dinamis, mulai dari penyediaan makanan dan minuman, merchandise, hingga jasa hiburan dan akomodasi. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, serta komitmen untuk memberdayakan UMKM, Indonesia memiliki kesempatan emas untuk membuktikan bahwa even olahraga berskala internasional dapat menjadi instrumen pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow