Pertamina Dorong 12 UMKM F&B Menembus Pasar Internasional Melalui FHI 2026

Pertamina menghadirkan 12 UMKM binaan sektor makanan dan minuman di pameran FHI 2026 untuk membuka akses pasar internasional, didukung program pelatihan dan pendanaan komprehensif.

Jul 22, 2026 - 21:54
Jul 22, 2026 - 21:54
 0
Pertamina Dorong 12 UMKM F&B Menembus Pasar Internasional Melalui FHI 2026

Obor Keadilan - PT Pertamina menunjukkan komitmen seriusnya dalam memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal dengan menghadirkan 12 unit UMKM binaan di sektor makanan dan minuman pada gelaran pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2026. Inisiatif strategis ini merupakan bagian dari program pengembangan ekosistem bisnis yang dirancang untuk meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat regional maupun global. Dengan mengikutsertakan UMKM dalam ajang pameran bergengsi ini, Pertamina menciptakan peluang emas bagi pelaku usaha kecil untuk memperluas jaringan bisnis, membangun koneksi dengan mitra potensial, dan membuka akses ke pasar internasional yang sebelumnya terasa jauh dari jangkauan mereka.

Pemilihan sektor makanan dan minuman sebagai fokus utama program pemberdayaan ini menunjukkan visi strategis Pertamina dalam mengidentifikasi potensi ekonomi yang relevan dengan kondisi pasar global. Industri F&B merupakan salah satu sektor yang memiliki pertumbuhan konsisten dan daya tarik tinggi di mata investor internasional, terutama dengan meningkatnya tren konsumsi produk organik dan makanan tradisional berkualitas premium. UMKM binaan Pertamina yang akan berpartisipasi dalam FHI 2026 mencakup berbagai jenis usaha dari produk olahan pangan, minuman herbal, hingga makanan siap saji dengan formula dan cita rasa autentik Indonesia. Melalui partisipasi ini, masing-masing UMKM mendapatkan kesempatan untuk memamerkan produk unggulan mereka kepada ribuan pengunjung profesional dari berbagai negara, termasuk retailer besar, distributor, dan konsumen potensial dari luar negeri.

Program pemberdayaan UMKM yang dijalankan Pertamina tidak hanya sekadar memberikan platform pameran, tetapi juga dilengkapi dengan dukungan berkelanjutan dalam hal pelatihan, sertifikasi, packaging improvement, dan strategi pemasaran digital. Tim ahli Pertamina telah merancang kurikulum khusus untuk meningkatkan kapabilitas manajerial dan teknis para pelaku UMKM agar dapat memenuhi standar internasional yang ketat. Selain itu, Pertamina juga menyediakan akses pendanaan yang terjangkau dan proses persetujuan yang fleksibel guna mendukung pelaku usaha dalam mengembangkan kapasitas produksi mereka sebelum melangkah ke pasar global. Langkah-langkah ini mencerminkan pendekatan holistik Pertamina dalam menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan.

Keterlibatan Pertamina dalam pemberdayaan UMKM juga sejalan dengan prioritas nasional pembangunan ekonomi inklusif dan pemberdayaan masyarakat dari bawah. Pemerintah Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk meningkatkan kontribusi UMKM terhadap PDB nasional dan penciptaan lapangan kerja. Dengan menghadirkan 12 UMKM di FHI 2026, Pertamina tidak hanya membantu pelaku usaha individual untuk berkembang, tetapi juga berkontribusi pada penguatan brand Indonesia sebagai produsen produk berkualitas di mata pasar global. Diharapkan bahwa kesuksesan UMKM binaan Pertamina dalam FHI 2026 dapat menginspirasi perusahaan-perusahaan besar lainnya untuk aktif terlibat dalam program serupa, sehingga tercipta momentum positif bagi pertumbuhan ekonomi digital dan perdagangan internasional Indonesia yang lebih inklusif dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat luas.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow