Kepergian H. Sulaiman Said, Tokoh Keluarga Pimpinan Bakom RI, Meninggalkan Duka Mendalam
H. Sulaiman Said, ayahanda dari Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, telah meninggal dunia pada usia 79 tahun. Kabar duka ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga dan institusi pemerintah.
Obor Keadilan - Institusi Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Republik Indonesia dan seluruh keluarga besar Muhammad Qodari, Kepala Bakom RI, tengah diselimuti duka cita yang mendalam. Ayahanda beliau, H. Sulaiman Said, telah menghembuskan napas terakhirnya pada usia 79 tahun. Kabar duka ini menjadi berita yang cukup mengagetkan bagi para pegawai dan jajaran pimpinan di institusi tersebut. H. Sulaiman Said, yang dikenal sebagai sosok keluarga dekat dari pejabat pemerintah terkemuka, telah meninggalkan jejak kehidupan yang panjang di tengah perjalanan hidup selama delapan dekade lebih.
Kepergian H. Sulaiman Said menandai berakhirnya sebuah era bagi keluarga Qodari, di mana beliau merupakan generasi pendahulu yang telah menyaksikan berbagai transformasi sosial, ekonomi, dan politik di Indonesia. Sebagai seorang ayah dari tokoh pemerintahan yang berperan penting dalam sistem komunikasi pemerintahan nasional, beliau tentunya memiliki nilai-nilai kehidupan yang patut diteladani. Jenazah H. Sulaiman Said diperkirakan akan dimakamkan sesuai dengan tata cara adat dan tradisi keluarga yang berlaku, dengan mengikuti prinsip-prinsip agama yang dianut. Keluarga beserta jajaran Bakom RI memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan ketenangan jiwa kepada almarhum.
Dalam dunia birokrasi pemerintahan, kepemimpinan Muhammad Qodari di Bakom RI telah dikenal luas karena dedikasi dan komitmennya dalam mengelola komunikasi pemerintah dengan profesional dan transparan. Kehadiran seorang ayah dalam perjalanan karir seseorang memiliki pengaruh yang signifikan, menyediakan fondasi nilai-nilai moral dan etika yang kuat. H. Sulaiman Said, melalui pengalamannya selama puluhan tahun, tentu telah memberikan pengaruh positif bagi perjalanan hidup putra-putranya, termasuk Muhammad Qodari yang kini memimpin institusi pemerintah strategis. Momen ini menjadi pengingat bahwa setiap individu, terlepas dari posisi atau jabatan yang disandangnya, tetap harus bersiap menghadapi kepastian alam semesta.
Lembaga Badan Komunikasi Pemerintah turut mengutarakan belasungkawa yang tulus kepada Muhammad Qodari dan seluruh keluarga atas kehilangan yang dialami. Kepala Bakom RI sendiri diharapkan dapat tetap fokus menjalankan amanah pemerintah sekaligus memperoleh dukungan penuh dari lingkungan kerja dan kerabat-kerabat dekatnya dalam menjalani masa berkabung ini. Semoga H. Sulaiman Said diterima sebagai hamba yang baik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan menghadapi musim duka ini. Rasa simpati dan empati dari publik menjadi bentuk dukungan moral yang berharga bagi keluarga dalam mengambil hikmah dari kepergian seseorang yang telah menjalani hidup cukup panjang.
Institusi pemerintahan di Indonesia, khususnya Bakom RI, tetap berkomitmen untuk melanjutkan tugas dan tanggung jawabnya meski dalam situasi berduka. Kestabilan organisasi dan profesionalisme kerja menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi para pemimpin seperti Muhammad Qodari yang terus berjuang meskipun dihadapkan pada ujian personal. Semoga proses duka cita ini dapat dilewati dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik bagi keluarga yang ditinggalkan.
What's Your Reaction?