Kemenhut Dorong Perhutanan Sosial Kembali Menjadi Prioritas Strategis Nasional dengan Penambahan Anggaran

Kementerian Kehutanan mengusulkan perhutanan sosial kembali menjadi program strategis nasional dengan peningkatan alokasi anggaran guna mendorong pengelolaan hutan berkelanjutan yang melibatkan partisipasi masyarakat lokal.

Jul 11, 2026 - 15:21
Jul 11, 2026 - 15:21
 0
Kemenhut Dorong Perhutanan Sosial Kembali Menjadi Prioritas Strategis Nasional dengan Penambahan Anggaran

Obor Keadilan - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) telah mengambil langkah konkret untuk merevitalisasi program perhutanan sosial dengan mengusulkan agar inisiatif tersebut kembali masuk dalam daftar program strategis nasional. Kebijakan ini merupakan respons terhadap urgensi pengelolaan hutan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal dan komunitas sekitar hutan. Menurut Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, langkah ini dirancang untuk memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi rakyat sambil tetap menjaga kelestarian ekosistem hutan Indonesia yang semakin terancam degradasi.

Dalam implementasinya, Kemenhut telah merancang strategi komprehensif yang mencakup peningkatan signifikan terhadap alokasi anggaran untuk program perhutanan sosial. Rohmat Marzuki menekankan bahwa penguatan pendanaan ini merupakan komitmen serius pemerintah untuk memastikan kesuksesan program di lapangan. Dengan meningkatnya investasi finansial, diharapkan program perhutanan sosial dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat dan komunitas lokal yang selama ini menjadi bagian integral dari ekosistem hutan. Peningkatan anggaran ini juga dimaksudkan untuk memberikan dukungan teknis dan pendampingan yang lebih baik kepada para peserta program.

Permintaan untuk mengembalikan perhutanan sosial sebagai program strategis nasional mencerminkan kesadaran pemerintah akan pentingnya kolaborasi antara negara, swasta, dan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam. Program ini didesain untuk memberikan akses kepada masyarakat lokal guna mengelola hutan secara mandiri, sekaligus menciptakan lapangan kerja dan sumber pendapatan alternatif. Dengan melibatkan rakyat secara langsung, perhutanan sosial diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap hutan dan mencegah praktik-praktik destruktif seperti penebangan liar dan konversi lahan hutan secara ilegal. Pendekatan partisipatif ini terbukti lebih efektif dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Keputusan strategis Kemenhut ini juga berkaitan dengan target Indonesia dalam mitigasi perubahan iklim global dan pelestarian keanekaragaman hayati. Perhutanan sosial bukan hanya tentang ekonomi lokal, tetapi juga tentang menjaga fungsi hutan sebagai penyerap karbon dan penyimpan potensi genetik alam. Dengan status sebagai program strategis nasional, perhutanan sosial akan mendapatkan perhatian dan sumber daya yang lebih besar dari pemerintah pusat. Kemenhut optimis bahwa dengan dukungan anggaran yang lebih memadai dan komitmen institusional yang kuat, program perhutanan sosial akan menjadi model pembangunan berkelanjutan yang dapat dicontoh oleh negara-negara lain dalam mengelola hutan tropis mereka.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow