Intensitas Latihan Shin Tae-yong Terbukti Efektif, Stjepan Loncar Beber Program Kondisioning Pemain Persija di Thailand

Stjepan Loncar memberikan penilaian mendalam tentang program pelatihan Shin Tae-yong di Persija, yang menjalankan dua sesi latihan intensif setiap hari selama camp di Thailand untuk mempersiapkan kondisi fisik dan teknis pemain.

Aug 16, 2026 - 18:02
Aug 16, 2026 - 18:02
 0
Intensitas Latihan Shin Tae-yong Terbukti Efektif, Stjepan Loncar Beber Program Kondisioning Pemain Persija di Thailand

Obor Keadilan - Pelatih asal Kroasia, Stjepan Loncar, telah memberikan pengakuan terbuka mengenai metodologi pelatihan yang diterapkan oleh Shin Tae-yong kepada para pemain Persija Jakarta selama menjalani camp persiapan di Thailand. Loncar mengungkapkan bahwa program latihan yang dirancang oleh Shin Tae-yong menunjukkan tingkat intensitas yang sangat tinggi dan terstruktur dengan baik, menggabungkan elemen persiapan fisik modern dengan teknik latihan yang telah terbukti meningkatkan performa atlet profesional. Dalam observasinya, Loncar melihat komitmen pemain Jakarta terhadap program ini cukup serius, meskipun tantangan adaptasi dengan iklim tropis Thailand menjadi faktor tambahan yang harus diatasi. Pengakuan dari seorang pelatih berpengalaman seperti Loncar memberikan perspektif kredibel tentang kualitas pengelolaan tim yang tengah dilakukan oleh Shin Tae-yong pada skuad Macan Kemayoran.

Menurut keterangan Loncar yang dihimpun dari sumber lapangan, model pelatihan yang diterapkan mencakup dua sesi harian yang sangat teratur dan disiplin. Sesi pertama dilakukan pada waktu pagi hari dengan fokus pada pengembangan kapasitas fisik dan kekuatan pemain melalui program latihan di fasilitas gym yang memadai. Para pemain menjalani berbagai jenis latihan beban, fleksibilitas, dan persiapan cardiovascular yang dirancang untuk membangun fondasi fisik yang kokoh. Sesi kedua dilaksanakan pada sore hari dengan mengutamakan aspek teknis dan taktis melalui latihan langsung di lapangan sepak bola. Dalam fase ini, pemain berkesempatan untuk mengasah keterampilan ball control, pola permainan, dan pemahaman taktik tim yang akan diterapkan dalam pertandingan resmi. Pendekatan dual-session ini menunjukkan bahwa Shin Tae-yong tidak hanya fokus pada aspek fisik semata, tetapi juga menyeimbangkannya dengan pengembangan kemampuan teknis yang integral bagi seorang pemain profesional.

Loncar lebih lanjut menjelaskan bahwa konsistensi dalam menerapkan program ini menjadi kunci utama dalam mencapai target persiapan tim. Setiap pemain, tanpa terkecuali, harus melewati kedua sesi latihan tersebut sebagai bagian dari komitmen mereka untuk meraih performa optimal. Meskipun tidak semua pemain memiliki respons fisik yang sama terhadap beban latihan intensif, Loncar mengamati bahwa sebagian besar skuad Persija menunjukkan adaptasi yang baik dan peningkatan signifikan dalam kondisi fisik mereka. Faktor motivasi juga turut memainkan peran penting, mengingat setiap pemain memahami bahwa keberhasilan tim sangat bergantung pada kontribusi individual mereka dalam menjaga tingkat kebugaran dan konsentrasi maksimal. Sistem monitoring kesehatan yang ketat juga diterapkan untuk memastikan bahwa tidak ada pemain yang mengalami overtraining atau cedera yang dapat mengganggu kontinuitas program persiapan.

Dari sudut pandang pengembangan tim, inisiatif Shin Tae-yong ini mencerminkan profesionalisme tinggi dalam manajemen klub sepak bola modern. Camp di Thailand bukan sekadar aktivitas rutin, melainkan investasi serius dalam membangun karakter juara dan disiplin profesional di antara para pemain. Stjepan Loncar, dengan pengalaman panjangnya di dunia sepak bola internasional, memberikan apresiasi terhadap pendekatan holistik yang diterapkan. Dengan program latihan yang terstruktur, sistematis, dan komprehensif seperti ini, Persija Jakarta memposisikan dirinya untuk bersaing dengan standar tim-tim besar lainnya. Hasil akhir dari persiapan intensif di Thailand ini akan terlihat ketika Persija kembali ke Indonesia dan melakoni pertandingan-pertandingan penting di kompetisi domestik maupun regional.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow