Ibas Desak Pemerintah Prioritaskan Seni dan Budaya Kreatif sebagai Fondasi Ekonomi Berkelanjutan Bangsa

Ibas mendesak pemerintah untuk mengintegrasikan pengembangan industri seni budaya kreatif sebagai prioritas utama ekonomi nasional, melihatnya sebagai peluang ganda untuk memperkuat identitas bangsa dan membuka peluang ekonomi berkelanjutan.

Apr 16, 2026 - 16:09
Apr 16, 2026 - 16:09
 0
Ibas Desak Pemerintah Prioritaskan Seni dan Budaya Kreatif sebagai Fondasi Ekonomi Berkelanjutan Bangsa

Obor Keadilan - Tokoh terkemuka Ibas kembali menekankan pentingnya penguatan industri seni dan budaya kreatif sebagai strategi ganda yang tidak hanya memperkuat identitas nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang sangat luas bagi masyarakat Indonesia. Dalam pernyataannya yang dikutip dari berbagai forum diskusi nasional, Ibas mengargumentasikan bahwa sektor kreatif telah terbukti menjadi salah satu penggerak ekonomi digital terdepan di era modern ini. Dengan meningkatnya konsumsi konten kreatif di platform digital global, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi produsen utama karya-karya seni dan budaya berkualitas tinggi yang mampu bersaing di pasar internasional. Pendorong kebijakan ini melihat bahwa investasi dalam ekosistem seni budaya kreatif bukan sekadar upaya pelestarian warisan budaya semata, melainkan langkah strategis untuk menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan dan meningkatkan pendapatan nasional melalui sektor yang relatif ramah lingkungan.

Menurut analisis yang disampaikan Ibas, industri kreatif Indonesia mencakup berbagai segmen mulai dari seni rupa, pertunjukan, desain grafis, produksi film, musik digital, hingga kerajinan tradisional yang telah dimodernisasi. Setiap segmen ini memiliki daya tarik unik yang dapat dikemas dan dipasarkan kepada audiens global dengan nilai tambah yang signifikan. Ibas menunjukkan bahwa beberapa negara tetangga seperti Thailand, Vietnam, dan Filipina telah berhasil memaksimalkan potensi ini melalui dukungan kebijakan pemerintah yang konsisten dan alokasi anggaran yang memadai. Indonesia, dengan kekayaan budaya yang jauh lebih beragam dan warisan seni yang lebih mendalam, seharusnya dapat melampaui pencapaian negara-negara tersebut apabila diberikan dukungan infrastruktur dan pendanaan yang tepat sasaran. Peluang ini tidak hanya terbatas pada pelaku seni profesional, tetapi juga dapat memberdayakan komunitas lokal dan usaha kecil menengah yang berbasis pada keahlian tradisional.

Ibas juga menyoroti pentingnya integrasi antara sektor seni budaya kreatif dengan teknologi digital dan platform pemasaran modern. Transformasi digital telah mengubah cara konten kreatif diproduksi, didistribusikan, dan dikonsumsi, menciptakan ekosistem baru yang lebih inklasif dan efisien. Platform media sosial, streaming digital, dan marketplace online telah membuka akses langsung antara kreator lokal dengan konsumen global tanpa perlu perantara korporat besar. Namun, untuk memanfaatkan peluang ini secara maksimal, pemerintah perlu menyediakan program pelatihan keterampilan digital, akses pendanaan yang mudah, dan perlindungan hak kekayaan intelektual yang kuat bagi para pelaku industri kreatif. Ibas percaya bahwa dengan strategi yang komprehensif dan terkoordinasi, sektor ini dapat berkontribusi hingga sepuluh persen terhadap produk domestik bruto nasional dalam dekade mendatang.

Dalam konteks yang lebih luas, penguatan seni budaya kreatif juga memiliki dimensi soft power yang penting bagi diplomasi budaya Indonesia di panggung internasional. Ketika karya seni dan produk budaya kreatif Indonesia diakui dan diapresiasi secara global, hal ini secara otomatis meningkatkan citra positif negara dan memberikan keuntungan dalam berbagai negosiasi bilateral maupun multilateral. Ibas menekankan bahwa investasi dalam sektor kreatif adalah investasi dalam brand nation Indonesia yang akan memberikan manfaat jangka panjang melampaui nilai ekonomi semata. Oleh karena itu, diperlukan komitmen serius dari pemerintah pusat dan daerah untuk mengintegrasikan pengembangan seni budaya kreatif ke dalam rencana pembangunan nasional, lengkap dengan anggaran yang terukur, target yang jelas, dan mekanisme evaluasi yang transparan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow