Habib Bahar bin Smith Turun Tangan, Protes Keras Challenge Islami Berhadiah Minuman Keras di Venue Musik

Habib Bahar bin Smith melakukan aksi protes langsung ke lokasi The Sounds Project di Ancol merespons maraknya challenge Surat Ad-Dhuha berhadiah minuman keras yang dianggap menyimpang dari nilai-nilai Islam dan mendapat kecaman luas dari publik.

Aug 13, 2026 - 07:50
Aug 13, 2026 - 07:50
 0
Habib Bahar bin Smith Turun Tangan, Protes Keras Challenge Islami Berhadiah Minuman Keras di Venue Musik

Obor Keadilan - Tokoh agama terkemuka Habib Bahar bin Smith mengambil langkah tegas dengan mendatangi langsung lokasi The Sounds Project (TSP) di kawasan Ancol, Jakarta Utara, merespons maraknya challenge islami yang dinilai menyimpang dari nilai-nilai keagamaan. Challenge yang menggunakan Surat Ad-Dhuha dari Al-Quran sebagai tema namun menawarkan hadiah berupa minuman beralkohol ini telah menimbulkan polemik berkelanjutan di kalangan masyarakat Muslim Indonesia dan mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan pemerhati nilai-nilai agama.

Tindakan yang dilakukan Habib Bahar bin Smith mencerminkan kekhawatiran mendalam terhadap fenomena yang dianggap mengaburkan pesan-pesan suci dalam ajaran Islam. Dalam pandangannya, menghubungkan surat yang memiliki makna spiritual mendalam dengan hadiah yang bertentangan dengan hukum syariat merupakan bentuk pengabaian terhadap integritas nilai-nilai religius. Kehadiran langsung beliau di lokasi acara ini dimaksudkan untuk memberikan nasehat dan teguran kepada penyelenggara mengenai pentingnya kehati-hatian dalam mengemas konten yang melibatkan simbol-simbol keagamaan, serta mengingatkan akan tanggung jawab moral dalam setiap aktivitas publik yang menyertakan unsur Islam.

Respon publik terhadap challenge tersebut telah mencapai titik kulminasinya, dengan berbagai kelompok masyarakat, tokoh religius, dan aktivis nilai-nilai keagamaan mengeluarkan pernyataan kecaman. Media sosial dipenuhi dengan diskusi kritis mengenai etika dan tanggung jawab sosial pihak-pihak yang menyelenggarakan acara dan konten viral semacam ini. Para ahli nilai-nilai religius berpendapat bahwa praktik semacam ini tidak hanya menunjukkan ketidaksensitifan terhadap sentimen keagamaan, tetapi juga berpotensi menciptakan kerawanan dalam kehidupan sosial masyarakat Muslim di Indonesia yang mayoritas beragama Islam.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak, khususnya penyelenggara acara dan kreator konten digital, untuk lebih mempertimbangkan dampak sosial-religius dari setiap aktivitas yang mereka selenggarakan. Sikap proaktif yang ditunjukkan oleh Habib Bahar bin Smith diapresiasi oleh banyak kalangan sebagai bentuk tanggung jawab tokoh agama dalam menjaga integritas nilai-nilai spiritualitas dan moral di tengah arus modernisasi yang semakin cepat. Kedepannya, diharapkan dapat terjadi dialog konstruktif antara berbagai pihak guna memastikan bahwa setiap konten atau acara yang melibatkan simbol-simbol religius dilakukan dengan penuh pertimbangan dan menghormati nilai-nilai yang dianut mayoritas masyarakat Indonesia.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow