GEKIRA Perkuat Strategi Lawan Disinformasi, Hashim Djojohadikusumo Mobilisasi Kader Gerindra untuk Jaga Integritas Informasi
GEKIRA menggelar Rakernas 2026 di Jakarta dengan fokus pada strategi melawan hoaks dan ujaran kebencian. Hashim Djojohadikusumo mengajak kader partai untuk aktif berkontribusi dalam menjaga integritas informasi publik sambil memperkuat dukungan terhadap agenda pemerintahan Prabowo.
Obor Keadilan - Gerakan Kader Infrastruktur (GEKIRA), sayap organisasi Partai Gerindra, mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tahun 2026 yang berlangsung di Jakarta dengan menghadirkan berbagai elemen pimpinan partai. Dalam acara konsolidasi organisasi tersebut, Hashim Djojohadikusumo, sebagai salah satu tokoh senior Gerindra, menyampaikan penekanan khusus terhadap peran kader dalam melawan hoaks dan ujaran kebencian yang terus merebak di berbagai platform media digital. Rakernas GEKIRA 2026 ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan informasi yang semakin kompleks di era digital, sekaligus memperkuat dukungan terhadap arah kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto.
Hashim Djojohadikusumo dalam kesempatan tersebut mengingatkan bahwa tanggung jawab kader Gerindra tidak hanya terbatas pada aktivitas internal partai, melainkan juga turut berkontribusi dalam menjaga tatanan informasi publik yang sehat. Beliau menekankan pentingnya literasi digital dan kemampuan verifikasi informasi di kalangan kader sebagai benteng pertama dalam menghadapi serangan disinformasi yang kerap ditujukan kepada institusi pemerintahan dan pimpinan nasional. Dengan memobilisasi kader-kader yang tersebar di berbagai wilayah, Partai Gerindra berupaya menciptakan ekosistem informasi yang lebih resilient dan tahan terhadap manipulasi narasi yang dapat merusak kepercayaan publik. Langkah proaktif ini mencerminkan kesadaran organisasi partai akan signifikansi peran ideologi dan komunikasi dalam memperkuat legitimasi pemerintahan.
Rakernas GEKIRA 2026 juga menjadi ajang untuk mengevaluasi kinerja organisasi sepanjang tahun dan merencanakan program-program strategis di periode mendatang. Berbagai topik yang dibahas mencakup optimalisasi peran GEKIRA dalam mendukung implementasi program-program pemerintahan Prabowo, khususnya terkait pembangunan infrastruktur dan sektor ekonomi yang menjadi fokus utama kabinet. Peserta Rakernas yang terdiri dari kader-kader terpilih dari berbagai daerah memberikan masukan berharga dalam merumuskan strategi komunikasi dan advokasi yang lebih efektif. Diskusi mendalam mengenai tantangan-tantangan faktual yang dihadapi di lapangan menjadi bahan baku untuk penyempurnaan program kerja organisasi ke depannya.
Pentingnya melibatkan kader partai dalam pertarungan narasi di ruang publik semakin disadari oleh elit Gerindra sebagai strategi yang integral dalam mempertahankan dukungan massa dan mempercepat sosialisasi kebijakan pemerintahan. Dengan adanya pelatihan dan penguatan kapasitas kader dalam hal literasi media dan identifikasi hoaks, diharapkan dapat tercipta multiplier effect yang signifikan dalam upaya menekan penyebaran disinformasi. Rakernas GEKIRA 2026 dengan demikian bukan hanya sekadar forum internal partai, tetapi juga cerminan dari komitmen Gerindra untuk turut aktif dalam menjaga kesehatan ekosistem informasi nasional sebagai bagian dari kontribusi terhadap stabilitas sosial dan konsolidasi demokrasi Indonesia.
What's Your Reaction?