DPR Gerakkan Respons Darurat atas Bencana Gempa Nusa Tenggara Timur, Dasco Ahmad Desak Penanganan Korban Prioritas Utama

DPR RI melalui Sufmi Dasco Ahmad menyuarakan respons terhadap gempa NTT yang memakan 68 korban jiwa, mendesak pemerintah untuk segera menggerakkan mekanisme penanganan darurat dan koordinasi lintas kementerian demi menyelamatkan nyawa dan memulihkan masyarakat terdampak.

Aug 18, 2026 - 12:46
Aug 18, 2026 - 12:46
 0
DPR Gerakkan Respons Darurat atas Bencana Gempa Nusa Tenggara Timur, Dasco Ahmad Desak Penanganan Korban Prioritas Utama

Obor Keadilan - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah mengambil langkah nyata dalam merespons tragedi gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) dan menewaskan tidak kurang dari 68 orang. Melalui suara Sufmi Dasco Ahmad, salah satu figur terkemuka di legislatif nasional, DPR menyatakan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat NTT sekaligus mengingatkan pentingnya koordinasi lintas kementerian untuk penanganan cepat dan terukur. Dasco Ahmad, yang juga menjadi wakil pimpinan DPR, menekankan bahwa setiap detik sangat berharga dalam operasi penyelamatan dan rehabilitasi pasca-bencana, mengingat kondisi geografis Nusa Tenggara Timur yang berpotensi mempersulit akses logistik dan layanan kesehatan darurat.

Sebagai wujud komitmen terhadap kemanusiaan, institusi legislatif telah mengirimkan delegasi khusus ke lokasi bencana untuk meninjau langsung kondisi terkini dan kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak. Tim multidisiplin dari DPR RI diharapkan dapat memberikan masukan berharga kepada pemerintah eksekutif mengenai akselerasi distribusi bantuan, penanganan kesehatan mental untuk korban trauma, serta perencanaan jangka panjang untuk rekonstruksi permukiman dan infrastruktur kritis yang rusak akibat gempa. Kehadiran langsung perwakilan rakyat di daerah bencana juga dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa pusat pemerintahan tidak melupakan kondisi rakyat di daerah terpencil dan perlu mendapat perhatian khusus dalam agenda pembangunan nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Dasco Ahmad juga mengingatkan pemerintah agar segera mengaktifkan mekanisme koordinasi bencana dengan semua stakeholder terkait, mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Kesehatan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, hingga organisasi masyarakat sipil yang telah terbukti efektif dalam mobilisasi bantuan kemanusiaan. Legislator berpengalaman ini menekankan bahwa respons cepat dalam 72 jam pertama setelah bencana adalah jendela emas untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah bencana lanjutan seperti penyebaran penyakit dan kelaparan. Dasco juga mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan alokasi dana darurat tambahan untuk memenuhi kebutuhan yang terus berkembang seiring dengan progresnya operasi penyelamatan dan upaya rekonstruksi awal di lapangan.

Secara lebih luas, tragedi gempa NTT ini menjadi pengingat bagi seluruh lapisan pemerintahan akan pentingnya investasi berkelanjutan dalam infrastruktur mitigasi bencana, pelatihan petugas kebencanaan, dan sosialisasi kepada masyarakat tentang protokol evakuasi yang tepat. DPR berkomitmen untuk terus mengawasi dan mendorong akselerasi penanganan darurat sambil memulai persiapan legislasi yang diperlukan untuk mendukung pemulihan jangka menengah dan panjang. Dasco Ahmad menekankan bahwa sebagai institusi perwakilan rakyat, DPR akan memastikan bahwa suara-suara korban dan kebutuhan masyarakat Nusa Tenggara Timur menjadi prioritas dalam setiap kebijakan dan alokasi anggaran yang diputuskan di masa-masa mendatang.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow