Dasco Ahmad Dorong Reformasi Tata Kelola Pasar Modal melalui Dialog Intensif dengan Pimpinan OJK dan BEI
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menggelar pertemuan strategis dengan pimpinan OJK dan BEI untuk mendorong pembenahan komprehensif tata kelola pasar modal nasional demi terciptanya ekosistem yang lebih sehat dan transparan.
Obor Keadilan - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Sufmi Dasco Ahmad telah mengadakan pertemuan strategis dengan kepemimpinan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam upaya komprehensif untuk memperkuat fondasi tata kelola pasar modal nasional. Pertemuan yang berlangsung di Jakarta ini mencerminkan komitmen serius dari lembaga legislatif untuk bersinergi dengan regulator dan pelaku pasar demi menciptakan ekosistem pasar modal yang lebih sehat, transparan, dan berkelanjutan. Dialog tingkat tinggi ini menghadirkan berbagai stakeholder kunci yang memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan industri jasa keuangan dan investasi di Indonesia, sehingga diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret untuk pembenahan sistem.
Dalam pertemuan tersebut, Dasco Ahmad menekankan pentingnya pembenahan menyeluruh terhadap mekanisme tata kelola yang berlaku di kedua institusi strategis ini. Wakil Ketua DPR ini mengkritisi sejumlah permasalahan administratif dan operasional yang dinilai masih menghambat efektivitas pengawasan pasar modal serta mengurangi kepercayaan publik terhadap sistem bursa. Diskusi mendalam mencakup berbagai aspek mulai dari penguatan independensi regulator, peningkatan transparansi pengambilan keputusan, hingga pengoptimalan mekanisme untuk melindungi kepentingan investor retail dan korporat. Para peserta rapat juga membahas tentang perlunya sinkronisasi regulasi antara OJK dan BEI guna menghindari tumpang tindih kewenangan dan menciptakan kepastian hukum yang lebih baik bagi semua pemangku kepentingan di pasar modal.
Pimpinan OJK dan BEI yang baru menunjukkan apresiasi tinggi terhadap inisiatif legislatif ini dan menyampaikan visi mereka untuk melakukan reformasi internal yang berkelanjutan. Mereka menerangkan bahwa modernisasi infrastruktur teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penerapan standar best practice internasional menjadi fokus utama dalam agenda kerja mereka ke depan. Komitmen ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjadikan pasar modal Indonesia lebih kompetitif dan menarik bagi investor institusional global, sekaligus memberikan perlindungan maksimal kepada investor lokal yang terus berkembang. Kedua pimpinan juga mengakui bahwa kolaborasi erat dengan DPR RI sangat krusial untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan regulasi yang diimplementasikan memiliki dukungan legislatif yang kuat dan sejalan dengan aspirasi masyarakat luas.
Ke depannya, hasil pertemuan ini diharapkan akan menjadi dasar bagi penyusunan roadmap reformasi pasar modal yang lebih komprehensif dan terukur. Dasco Ahmad berkomitmen untuk memastikan bahwa DPR RI akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap implementasi rekomendasi-rekomendasi yang telah disepakati bersama. Dengan adanya dialog konstruktif antara lembaga legislatif, regulator, dan operator pasar ini, diharapkan Indonesia dapat membangun ekosistem pasar modal yang tidak hanya efisien dan aman, tetapi juga mampu berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.
What's Your Reaction?