Aksi Pencurian Berantai Terungkap: Perempuan di Tasikmalaya Terpergok Curi Uang, Simulasi ODGJ Hingga Lepas Pakaian untuk Hindari Penangkapan

Perempuan di Tasikmalaya tertangkap mencuri uang dari warung beras kemudian melakukan aksi simulasi gangguan jiwa dan melepas pakaian untuk menghindari penangkapan, aksinya viral di media sosial hingga akhirnya diamankan polisi.

Apr 22, 2026 - 03:08
Apr 22, 2026 - 03:08
 0
Aksi Pencurian Berantai Terungkap: Perempuan di Tasikmalaya Terpergok Curi Uang, Simulasi ODGJ Hingga Lepas Pakaian untuk Hindari Penangkapan

Obor Keadilan - Sebuah insiden mencuri perhatian publik terungkap di Tasikmalaya ketika seorang perempuan tertangkap basah berusaha mencuri uang dari sebuah warung beras. Aksi yang semula terlihat sebagai tindak pidana pencurian biasa berubah menjadi drama yang mencengangkan ketika pelaku mulai menunjukkan perilaku yang meragukan. Diduga merasa terdesak dan ingin menghindari penangkapan, perempuan tersebut kemudian menampilkan aksi pantonim yang diyakini sebagai simulasi penyakit jiwa guna mengelabui petugas yang hadir di lokasi kejadian. Tindakan ekstrem tersebut, termasuk melepaskan pakaian di depan publik, menciptakan keributan dan menarik perhatian warga setempat serta media sosial yang kemudian menyebarkan video insiden tersebut secara viral.

Menurut keterangan awal yang dihimpun dari lokasi peristiwa, kejadian bermula ketika perempuan berusia sekitar 40-an tahun masuk ke warung beras dengan niat yang mencurigakan. Pemilik warung, yang waspada terhadap aktivitas mencurigakan, segera mengawasi setiap gerakan pengunjung tersebut. Tidak lama kemudian, perempuan itu tertangkap saat mencoba mengambil sejumlah uang dari dalam warung tanpa izin. Ketika pemilik warung berusaha menahan dan mempertanyakan tindakannya, pelaku justru bersikap defensif dan mulai menunjukkan perilaku yang tidak wajar. Hal tersebut membuat situasi semakin rumit, karena perempuan itu tidak menunjukkan kesan akan menyerah atau menerima konsekuensi hukum atas perbuatannya.

Seiring berjalannya waktu dan dengan kedatangan petugas kepolisian, perempuan tersebut semakin mengeluarkan aksi-aksi yang dinilai sebagai upaya pengalihan isu. Dia mulai berteriak-teriak, berbicara tidak koheren, dan akhirnya melepaskan pakaiannya di tempat umum. Tindakan ekstrem ini diduga sebagai strategi untuk menciptakan keanehan yang bisa mengalihkan fokus dari tindak pidana pencurian yang telah dilakukannya. Beberapa saksi mata yang berada di lokasi menyatakan bahwa perilaku perempuan tersebut terlihat disengaja dan terencana, bukan merupakan manifestasi nyata dari gangguan jiwa. Video rekaman dari insiden ini kemudian tersebar di berbagai platform media sosial, menghasilkan banyak komentar dan spekulasi dari pengguna internet.

Pihak kepolisian setempat, setelah melakukan penyelidikan yang lebih mendalam, berhasil mengamankan perempuan tersebut dan membawanya ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dalam proses investigasi, petugas berusaha memverifikasi klaim bahwa pelaku menderita gangguan kesehatan mental atau apakah tindakan tersebut merupakan akting semata-mata. Penyidik juga mengungkapkan bahwa kasus ini bukan insiden pertama kali atau modus operandi baru dalam dunia kejahatan, dimana pelaku mencoba memanfaatkan stigma terhadap penyakit jiwa untuk menghindar dari pertanggungjawaban hukum. Proses hukum selanjutnya akan menentukan apakah perempuan tersebut akan didakwa dengan pasal pencurian atau pasal lainnya yang relevan, termasuk kemungkinan penambahan pasal terkait gangguan ketertiban umum.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow