Agustiar Sabran Dipilih Secara Aklamasi Memimpin Percasi Periode 2026-2030, Menggantikan Utut Adianto
Musyawarah Nasional Percasi ke-XXX resmi menetapkan Agustiar Sabran sebagai Ketua Umum PB Percasi periode 2026-2030 melalui mekanisme aklamasi penuh, menggantikan kepemimpinan Utut Adianto sebelumnya.
Obor Keadilan - Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) telah secara resmi mengumumkan penetapan Agustiar Sabran sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Percasi untuk periode kepemimpinan 2026 hingga 2030. Keputusan monumental ini diambil melalui mekanisme aklamasi dalam rapat paripurna Musyawarah Nasional (Munas) ke-XXX Percasi yang diselenggarakan dengan penuh kehormatan dan kehadiran delegasi dari seluruh nusantara. Dengan pengambilan keputusan melalui aklamasi, ini menunjukkan tingginya konsensus dan dukungan universal dari kalangan internal organisasi catur nasional terhadap sosok Agustiar Sabran sebagai pemimpin organisasi. Penetapan ini sekaligus menandai pergantian kepemimpinan dari Utut Adianto, yang sebelumnya memimpin organisasi olahraga catur terbesar di Indonesia ini dalam periode sebelumnya.
Agustiar Sabran, yang kini dipercaya memimpin organisasi dengan jutaan penggemar catur di seluruh Indonesia, merupakan figur yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam dunia permainan catur nasional. Latar belakang pengalaman organisasi dan pemahaman mendalam terhadap dinamika catur Indonesia menjadi pertimbangan penting bagi para delegasi dalam Munas XXX tersebut. Kepercayaan yang diberikan secara aklamasi ini mencerminkan keyakinan komunitas catur bahwa Sabran mampu membawa organisasi ke level yang lebih maju dan kompetitif di kancah internasional. Keputusan ini juga merupakan momentum penting bagi Percasi untuk memasuki era baru dengan visi dan misi yang lebih progresif dalam mengembangkan olahraga catur di tanah air.
Untut Adianto, sebagai pemimpin sebelumnya, telah memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan catur Indonesia selama periode kepemimpinannya. Pencapaian-pencapaian gemilang organisasi di berbagai ajang internasional menjadi bukti nyata dedikasi kepemimpinan Utut. Dengan berpindahnya estafet kepemimpinan ini, Utut Adianto diharapkan tetap memberikan dukungan dan masukan konstruktif untuk kemajuan bersama organisasi catur nasional. Pergantian pemimpin yang tertib dan terencana ini menunjukkan kelembagaan Percasi yang semakin matang dan profesional dalam menjalankan mekanisme tata kelola organisasi.
Dalam konteks olahraga catur nasional yang terus berkembang, kepemimpinan Agustiar Sabran periode 2026-2030 diharapkan dapat meneruskan momentum positif sekaligus membawa inovasi-inovasi baru dalam pengembangan catur Indonesia. Tantangan global dalam dunia catur menuntut organisasi untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas program-program pembinaan atlet muda. Dengan dukungan penuh dari seluruh lapisan komunitas catur, Percasi di bawah kepemimpinan Sabran diproyeksikan akan mencapai prestasi-prestasi baru yang membanggakan. Aklamasi penuh yang diberikan dalam Munas XXX ini menjadi modal kuat bagi Sabran untuk memulai perjalanan kepemimpinannya dengan semangat tinggi dan komitmen maksimal demi kemajuan catur Indonesia.
What's Your Reaction?