HEADLINE

Biadab, Anak Kecilpun Dibantai KKSB Di Kenyam, Kabupaten Nduga

/

Redaksi / Selasa, 26 Juni 2018 / 17:57 WIB

Sebarkan:
Foto : Kabupaten Nduga Provinsi Papua telah terjadi penembakan terhadap Pesawat Trigana Air Twin Otter yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB). 




Nduga | Media Nasional Obor Keadilan | Sebagaimana laporan sebelumnya, Pada tanggal 25 Juni 2018 Pukul 09.45 WIT di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga Provinsi Papua telah terjadi penembakan terhadap Pesawat Trigana Air Twin Otter yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB)

Pesawat tersebut berangkat dari Kabupaten Wamena menuju Kenyam Kabupaten Nduga yang membawa Anggota BKO Brimob sebanyak 15 orang personel untuk Pengamanan Pilkada. Akibat dari penembakan tersebut Abdillah Kamil (Pilot Pesawat) kena serpihan Peluru dibagian bahu sebelah kanan dan kepala bagian belakang.

Tidak hanya itu, sambil melarikan diri KKSB juga membantai tiga orang warga sipil hingga meninggal dunia dan seorang anak kecil luka para. Dalam insiden tersebut sempat terjadi kontak tembak dengan pasukan pengaman Yonif 755/Yalet dibantu oleh aparat Kepolisian dan Satuan Brimob kemudian Kelompok KKSB melarikan diri ke arah ujung landasan, arah datangnya Pesawat.

Tidak jauh dari ujung landasan tepatnya di Kampung Koteka, Buah Tengah Distrik Kenyam, KKSB kekuatan sekitar 16 orang bersenjata laras panjang jenis AK-47 6 pucuk, FNC 2 pucuk dan Pistol 2 pucuk sedangkan yang lainnya bersenjata panah, tombak dan golok menganiaya masyarakat sipil dan mereka memaksa Masyarakat keluar rumah, kurang lebih 8 orang warga pendatang dikumpulkan dan diperintahkan duduk di depan teras.

Tidak lama kemudian Ibu Margaretha Pali 28 tahun (Suku Toraja) yang dalam ketakutan sedang memeluk anaknya ( Arjuna Kola 6 tahun) ditembak dibagian kepala, dan luka kena parang di lengan kiri, hampir bersamaan Suaminya atas nama Hendrik Sattu Kola 38 tahun (asal Toraja) di tembak di bagian perut serta kena parang di kaki kanan bagian betis.

Mendengar suara tembakan 5 orang lainnya spontan melarikan diri, namun nahas bagi Zainal Abidin 20 tahun (asal Selayar) saat hendak melarikan diri tertembak di bagian rusuk, demikian dituturkan A. Ahmad 22 tahun (asal Bugis) dan Dani 19 tahun (asal Toraja) warga yang berhasil selamat melarikan diri.

Sedangkan Arjuna Kola 6 tahun yang masih duduk di bangku TK Putra semata wayang dari pasangan Hendrik dan Margaretha tidak luput dari pembantaian dan mengalami luka mengangah akibat kena parang di kepala bagian pelipis kiri nyaris sampai ke hidung.


Pada pukul 12.33 wit Pesawat Trigana Air yang kedua penerbangan dari Kabupaten Mappi yang mengangkut Wakil Bupat Nduga mendarat di Kenyam, kemudian Wakil Bupati langsung ke Puskesmas melihat Korban.

Pada Pukul 16.14 WIT ke 3 jenazah korban kebiadaban KKSB, 1 orang korban luka dan 3 Crew Pesawat Trigana pertama diterbangkan menuju Timika dengan menggunakan Pesawat Trigana Air kedua karena keluarga besar korban ada di Timika, sedangkan yang luka-luka rencananya akan dirawat di Rumah Sakit Caritas milik PT. Freeport Indonesia.

Sementara Pesawat Trigana Air Twin otter yang pertama yang terkena tembakan masih tinggal di Bandara Kenyam menunggu pilot dan perbaikan dan saat ini situasi Wilayah Kenyam masih kurang Kondusif, seluruh aktifitas berhenti, sebagian warga khususnya Masyarakat Pendatang mengungsi ke Koramil Kenyam untuk mendapatkan perlindungan.

Untuk Pesawat yang terkena tembakan dan masih tinggal di Bandara Kenyam dijaga oleh anggota TNI/Polri.

Author : Kapendam XVII/Cend Kolonel Inf. Muhammad Aidi
Editor : Oriyen

Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI