|

Kepanikan Anis, Membenturkan Massa Rakyat Bergerak Dengan Issue Agama


OBORKEADILAN.COM| JAKARTA| Jakarta Selasa, (14/01/20)- Hukum alam itu pasti akan terjadi dalam setiap aspek kehidupan. Begitu juga Hukum Tebar Tuai, apa yang pernah kita perbuat maka akan kita terima hasilnya baik atau buruknya sesuatu yang pernah kita perbuat.

Anis Baswedan memimpin DKI menghalalkan segala cara dan tak tanggung-tanggung kubu Anis menjual Issue agama dan ayat demi meraih kekuasaan. Anis dan pendukungnya mungkin lupa bahwa apa yang mereka lakukan suatu hari nanti akan membalik menyerang diri mereka sendiri.

Anis memimpin DKI Jakarta diharapkan dapat melakukan perubahan dan memberikan kesejahteraan bagi warga DKI.
Seperti janji kampanye Anis tidak akan menggusur tapi menggeser. Begitu juga janji kampanyenya mengatakan bahwa di bawah ke pemimpin dia tidak akan banjir karna dia akan memakai management volume air dan naturalisasi untuk bisa mengatasi banjir.

Belum lagi janji akan transparan kepada masyarakat dalam setiap pengeluaran Anggaran belanja daerah dan APBD.
Janji yang paling fatal adalah akan menolak pulau Reklamasi. Anis juga mengatakan Balaikota rumah rakyat siapa pun boleh bertemu dengan Anis di balaikota.
Tapi faktanya semua hanya tinggal janji manis Anis belaka.

Di era anis, begitu banyak hal yang tidak wajar seperti anggaran belanja Pemprov yang nilainya di luar batas kewajaran.
Begitu juga dalam menghadapi musim penghujan Pemprov di bawah kepemimpinan Anis terkesan sangat santai dan kurangnya antisipasi memasuki musim penghujan. Hal ini terbukti dengan banjir besar yang melanda ibukota Jakarta di awal tahun 2020.

Tapi sekali lagi Anis tidak mau di salahkan.
Semua dia lemparkan kesalahan kepada pemerintah pusat, Menteri dan Masyarakat.
Anis tidak mau di salahkan dia merasa dirinya paling benar. Setiap ada masalah di tubuh Pemprov pun Anis tidak mau bertanggung jawab, dia akan segera cuci tangan dan melimpahkan kesalahan itu kepada anak buahnya.

Harusnya sebagai pemimpin Anis harus berani bertanggung jawab dan menunjukan kinerjanya kepada warga DKI. Anis terus menyalahkan dan menimpakan kesalahnya kepada orang lain. Hal itu menuai kritikan pedas di kalangan Masyarakat Minta. Di saat banjir melanda ibukota Jakarta Anis tidak segera tanggap, tapi dia sibuk cuci tangan dan mengelak dari ketidak sigapan dia menghadapi musim penghujan.

Kekecewaan masyarakat terhadap kinerja Anis semakin besar pasca banjir. Puncak kekecewaan tersebut di bentuk lah aksi turun geruduk Balaikota untuk meminta pertanggung jawaban kerja Anis sebagai Gubernur DKI. Dan aksi rakyat bergerak geruduk balaikota mendapat respon yang luar biasa dari kubu Anis Baswedan.
Kubu Anis terkesan panik dan ketakutan akan kekuatan massa demo yang akan menggeruduk balaikota pada hari Selasa tanggal 14 Januari.

Kubu Anis memberikan perlawanan dengan mengadakan demo tandingan dan seperti biasa kubu Anis memakai Agama untuk menghadang kekuatan Rakyat bergerak.
Anis sengaja mengundang ibu-ibu pengajian ke balaikota untuk melawan Rakyat bergerak. Hal ini sengaja di lakukan untuk membenturkan massa rakyat bergerak dengan Agama "rencananya Anis akan mengadakan pengajian di tengah massa Rakyat bergerak berorasi mengeluarkan aspirasi kekecewaan mereka.

Berlindung di balik Agama itulah cara yang di akan pakai Anis Baswedan untuk menghadapi massa rakyat bergerak.
Endingnya untuk menutupi rasa ketakutannya di media nanti Anis akan mengeluarkan stetmen bahwa sudah lama Rencana pengajian itu mau di lakukan oleh Pemprov DKI. Biasanya pendukung Anis mengadakan kegiatan keagamaan di hari Jumat. Tapi Anis sengaja mengundang ibu-ibu pengajian ke balaikota pada saat Massa rakyat bergerak akan menggeruduk balaikota.

Anis ketakutan, Anis panik akan kekuatan rakyat. Anis masih ingin berkuasa di DKI.
Itulah Anis Baswedan pemimpin yang tidak amanah dan sibuk cuci tangan atas kegagalan kinerjanya selama memimpin DKI. Insha Allah suatu saat nanti kekuatan Allah SWT lah akan melengserkankan Anis Baswedan dan kawan-kawan. Karna Allah SWT maha mengetahui tentang kebenaran di atas kebenaran. Yakinlah kekuatan Ilahi lah yang akan melengserkan Anis Baswedan...!!

Hukum Karma Atau Hukum Tebar Tuai itu berlaku.

Wassalam.

Penulis: Hj nyai Dewi Tanjung.

Editor : Redaktur 
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan 
Komentar


Marhaban ya Ramadhan 🙏🏻

Ucapan Selamat Hari Ulang Tahun dari Keluarga Besar Sekolah Dasar GMIT Netenaen (Kepsek : YAKOBUS O. SOGEN, S.Pd)

Berita Terkini