HEADLINE

Geger !!.. Bupati Mesuji Kena OTT KPK, Hartanya Rp 22 Miliar-13 Mobil

/

Redaksi / Kamis, 24 Januari 2019 / 13:42 WIB

Sebarkan:


Ket Foto :Bupati Mesuji Kena OTT KPK, Hartanya Rp 22 Miliar-13 Mobil

Media Nasional Obor Keadilan l Mesuji Lampung - Bupati Mesuji, Lampung, Khamami terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, yang diduga berkaitan dengan transaksi suap proyek infrastruktur di kabupaten tersebut.
Tercatat, Khamami memiliki harta kekayaan yang totalnya Rp 22 miliar.
Berdasarkan pantauan pada aplikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Media , Kamis, 24 Januari 2019), Khamami tercatat dua kali menyetor LHKPN, yaitu pada 17 Juli 2011 dan 19 September 2016.
Terakhir, status Khamami sebagai calon Bupati Mesuji periode 2017-2022 saat melaporkan hartanya ke KPK.
Dari dua kali pencatatan LHKPN itu, tampak peningkatan harta Khamami. Pada 2011, Khamami mencatatkan harta sebesar Rp 14.119.500.000, sedangkan pada 2016 melonjak menjadi Rp 22.431.879.296.
Harta Khamami yang tercatat paling banyak adalah bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Tulang Bawang. Totalnya ada 41 bidang tanah dan bangunan yang dimiliki Khamami.
Selain itu, Khamami memiliki deretan mobil serta motor yang totalnya 19 unit. Dari jumlah itu, 13 unit merupakan mobil, seperti Toyota Camry, Honda CR-V, Mitsubishi Pajero, Ford Ranger, Toyota Fortuner, serta mobil lainnya, seperti Mitsubishi Colt.
Pundi-pundi kekayaan Khamami juga berasal dari usaha lain. Tercatat Khamami memiliki usaha sarang walet dan perkebunan kelapa sawit hingga penyewaan toko sebanyak 36 titik.
Khamami ditangkap pada Kamis, 24 Januari 2019, tengah malam. KPK terakhir menyebut ada 10 orang lainnya dari unsur swasta hingga pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mesuji yang turut ditangkap.
KPK menduga ada transaksi haram terkait proyek infrastruktur di Kabupaten Mesuji. KPK juga sudah menyita uang di dalam kardus yang diperkirakan sekitar Rp 1 miliar yang diduga sebagai suap.
Kepastian status hukum mereka yang ditangkap akan diumumkan KPK dalam konferensi pers hari ini. Saat ini status hukum mereka masih sebagai terperiksa. 


Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT), di daerah Provinsi Lampung Rabu (23/1). Dalam operasi kedap tersebut, tim lembaga antirasuah tersebut menciduk seorang kepala daerah.
"Ada yang di OTT kepala daerah di Lampung," kata seorang penegak hukum di KPK, Kamis (24/1) dini hari. "Bupati Mesuji yang diamankan," imbuh penegak hukum lain.
Selain menangkap kepala daerah. Dalam operasi senyap ini, KPK juga mengamankan beberapa pihak lain yang diduga mengetahui dan terlibat dalam perkara dugaan suap menyuap tersebut.

juru bicara KPK Febri Diansyah membenarkan jika pihaknya tengah melakukan kegiatan penindakan. "Iya ada kegiatan tangkap tangan di Lampung. Diamankan kepala daerah dan swasta" kata Febri ketika dikonfirmasi media Kamis (24/1) dini hari.

Namun, kendati membenarkan adanya kegiatan OTT yang dilakukan di tiga tempat yang berbeda, mantan aktivis antikorupsi ini belum bersedia merinci lebih jauh, ihwal siapa saja yang nama-nama pihak yang ditangkap, berapa barang bukti yang diamankan, dan terkait kasus apa kepala daerah dan pihak lain tersebut diamankan (Raharja /Andika) 
Editor :Raharja 
Penanggung Jawab Berita :Obor Panjaitan 

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI