HEADLINE

Gempa Dangkal Di Selat Ombay Tidak Berpotensi Tsunami

/

Redaksi / Rabu, 03 Oktober 2018 / 10:37 WIB

Sebarkan:
Foto : Foto Istimewa (BMKG)

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | KUPANG NTT | Rabu, (03/10) Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam releasenya menyebutkan, gempa yang terjadi di Selat Ombai, terjadi akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.

Gempa tersebut merupakan jenis gempabumi dangkal. BMKG juga merevisi kedalaman gempa dari laporan sebelumnya 16 kilometer menjadi 43 kilometer.

Selain itu, magnitudo gempa juga direvisi menjadi 4,9 dari laporan sebelumnya 5. Sedangkan episenter gempa terletak pada koordinat 9,17 LS dan 124,13 BT. Laporan sebelumnya menyebutkan episenter gempa 9.06 LS dan 124.12 BT.

Selain itu, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Laut Sawu ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan sesar naik (Thrust Fault).

Getaran irasakan di daerah Kalabahi, Kabupaten Alor dalam skala intensitas II SIG-BMKG (III MMI) dan Lembata I SIG-BMKG (II MMI).

Sampai pukul 23.30 Wita belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
Sesuai monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, yang berhubungan dengan gempa di Selat Ombai tersebut (LM).

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI