HEADLINE

Ditemukan Logo Palu Arit, Sempat Ditahan 6 WNA Asal Negara Cina Akhirnya Dibebaskan

/

Redaksi / Selasa, 18 September 2018 / 20:48 WIB

Sebarkan:
Ditemukan Logo Palu Arit, Sempat Ditahan 6 WNA Asal Negara Cina Akhirnya Dibebaskan

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | JAKARTA | Selasa ( 18/09 ) , Pada Pukul. 21.00 Wib hari senin bertempat di Hotel Amaris Jl. Interchange Tol Karawang Barat Kab. Karawang telah diamankan oleh Pihak Imigrasi Karawang Warga Negara Asing  (WNA) asal China sebanyak 6 orang dan dua warga Negara Indonesia.
Ke enam WNA asal Republik Cina itu yakni :
1. Mr. Fu Zhibo 2. Mr. Wu Min 3. Mr. Shen Li 4. Mr. Tan Yunbo 5. Mr. Lan Zhibing. 6. Mr. Tian Zhi Guo.
Pendamping asal WNI :
1. Asisten Survei : Umar, Islam, Yogyakarta 2 Maret 1989.
2. Driver : Aris, Islam, Bogor 1 Juli 1984.

Kepada Media Nasional Obor keadilan
Ahmad Jeffry kasubsi komunikasi pengelola humas membenarkan ada pemeriksaan Terhadap 6 WNA atas aduan Warga. Hasil Pemeriksaan Ke 6 WNA merupakan utusan dari PT. Sinohydro Graha Persada 2 yang berlokasi di Bekasi Selatan Kab. Bekasi Prov. Jawa Barat. Ke 6 WNA Cek'in di Hotel Amaris (Lantai III No. 309,310,314,316) .

Nasirudin  adalah salah satu warga indonesia yang Turut Mencantumkan nama dan KTP guna syarat menginap Di Hotel terkait. Pada hari Sabtu Tgl 15 September 2018 Sekitar Pkl. 18.00 Wib terdiri dari 6 WNA dan 3 WNI.

Pada hari Minggu dan Senin tgl 16 - 17 September melakukan Survei Pengukuran Lokasi Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung, mulai dari SDN Tegallega I s.d Jl. Batu Bubulah Desa Tegallega Kec. Ciampel Kab. Karawang.

Lalu Pada Senin tgl 17 September 2018 sekitar Pkl. 20.00 Wib, ke 6 WNA  mendatangi tempat Spa & Massage di belakang Ruko Bizpark Interchange Tol Karawang barat dan diketahui oleh warga, di tegur oleh warga tetapi tidak bisa menjawab dengan bahasa Indonesia, spontanitas warga mendatangi Hotel Amaris dengan maksud mempertanyakan kembali asal usul WNA itu . Hingga tiba anggota Unit Intelkam Polres dan Babinsa serta membawanya ke Kantor Imigrasi Karawang.

Pada tgl 18 September 2018 Pkl. 01.20 Wib Penterjemah dari PT.Sinohydro a.n Sdr. Youka Warga Negara Indonesia Keturunan menerangkan tentang Barang yg diamankan yaitu : Paspor, Visa dan Buku Bergambar Palu Arit menerangkan tentang Regulasi Partai Komunis China, yang menerangkan Aturan, Pasal dan Norma serta menyatakan bahwa pemegang Buku tersebut  orang yang mempunyai/berkompeten di Negara China/Partai Komunis China.

Ke 6 WNA asal China tersebut merupakan Tim Survei Lokasi Proyek Kereta Api Cepat Jakarta - Bandung.

PT. Hinohydro Graha Persada 2 bergerak di Bid. Konstruksi.

Asisten Survei  Umar mengatakan : Saya sudah bekerja selama kira kira 2 tahun di PT. Sinohydro Graha Persada 2, Bahwa selama ini tidak mengetahui adanya dokumen bawaan WNA yaitu Buku bergambar Palu Arit.

Tgl 18 September 2018 Pkl. 01.45 s.d 03.00 Wib dilaksanakan pemeriksaan Dokumen ke 6 WNA tersebut oleh Wasdakim Imigrasi Karawang dan ke 6 WNA Asal China tersebut terdata di Imigrasi, Paspor dan Visa serta Ijin tinggal di Indonesia terdaftar di Imigrasi.

Utk ke 6 WNA asal China di tempatkan di Savehouse PT. Hinohydro Bekasi Selatan Kab. Bekasi (Cek Out dari Hotel Amaris), dgn Penjamin Sdr. Youka dari PT. Hinohydro Graha Persada 2.

Kedua Buku bergambar Palu Arit diamankan di Mapolres Karawang.
Pada Selasa 18 September 2018 Pkl. 03.40 Wib ke 6 WNA tersebut Cek'out dari Hotel Amaris menuju Savehouse PT. Hinohydro Graha Persada Bekasi dengan menggunakan Ran Toyota Portuner B 800 SCL dan B 1580 SST.
Pada Pkl. 03.50 Wib Ke 6 WNA meninggalkan Hotel Amaris menuju Bekasi pengawalan Wasdakim Imigrasi Karawang.

Saat ditanya status Hukum terhadap 6 WNA Tersebut Ahmad Jeffry kasubsi komunikasi pengelola humas menyatakan telah di Bebaskan karena tidak ditemukan Pelanggaran pungkas Ahmad. Sementara Itu pengakuan warga yang juga Penjamin di Hotel
Mengatakan dan Mengakui bahwa ke 6 WNA itu adalah bekerja Di Indonesia tapi kenapa Di bebaskan? Bukan kah Mestinya Di Tangkap lalu di Deportasi ( Obor / Red  )

Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan

Media Nasional Obor Keadilan menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : obor.leo@gmail.com dan atau via wa : 082114445256

KOMENTAR
TERKINI